GROBOG JATENG, Grobogan– Sebuah rumah limasan berbahan kayu jati milik Ismail (70), warga Desa Warukaranganyar, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, hangus dilalap si jago merah pada Kamis (28/5/2026).
Saat insiden terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang pergi ke sawah. Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Purwodadi yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar).
Peristiwa kebakaran pertama kali disadari oleh seorang saksi mata bernama Gudel Ahmad Kusnin (51). Saat sedang beraktivitas di area persawahan yang tak jauh dari lokasi, ia melihat kepulan asap membubung tinggi.
“Melihat adanya api, saksi langsung berlari menuju rumah korban sambil berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar,” jelas Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto.
Material bangunan yang didominasi oleh papan kayu jati dengan rangka campuran bambu membuat kobaran api membesar dengan sangat cepat. Warga sekitar sempat berupaya menjinakkan api dengan alat seadanya sebelum akhirnya dua unit mobil Damkar tiba dan berhasil mengendalikan situasi.
“Bangunan rumah terbuat dari papan kayu jati dengan rangka campuran kayu dan bambu serta beratapkan genteng sehingga api cepat membesar saat kebakaran terjadi,” terangnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, polisi menduga kuat bahwa musibah ini dipicu oleh hubungan arus pendek. Dugaan korsleting listrik ini diperkuat oleh pengakuan korban yang menyebut instalasi kabel di rumahnya memang kerap bermasalah.
Terlebih, aliran listriknya masih menyambung dari rumah lain yang berada di area depan.Saat ditinggal, korban juga dipastikan tidak sedang memasak atau menyalakan sumber api lainnya. Akibat insiden ini, seluruh perabotan rumah tangga seperti lemari, tempat tidur, alat elektronik, hingga uang tunai senilai Rp7 juta ludes terbakar.
“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp55 juta,” kata AKP Siswanto.
Menyikapi kejadian ini, Polsek Purwodadi mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan rutin mengecek kelayakan jalur listrik di rumah masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing untuk mengantisipasi terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran,” pungkasnya. (GJ/Red).

.jpg)