Rumah Joglo Jati dan Kandang Sapi di Toroh Hangus dalam Semalam, Kerugian Capai Rp115 Juta


 


 

Rumah Joglo Jati dan Kandang Sapi di Toroh Hangus dalam Semalam, Kerugian Capai Rp115 Juta

Selasa, 29 September 2026

GROBOG JATENG, Grobogan– Peristiwa kebakaran melanda kawasan pemukiman warga di Dusun Kuwojo, Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan pada Senin (28/9/2026) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB tersebut menghanguskan satu unit rumah milik Suparno (57) dan merembet ke sebagian kandang sapi milik Rasipan (86).

  
Kejadian bermula saat Suparno yang sedang berada di dalam rumah tiba-tiba mendengar suara asing seperti benda yang terbakar dari arah belakang. Saat diperiksa, kepulan asap tebal disertai kobaran api sudah mulai membesar dan melahap bagian belakang rumahnya.

Melihat kobaran api, Suparno langsung berteriak histeris meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung berhamburan menuju lokasi kejadian. Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga bahu-membahu mencoba menjinakkan si jago merah. Namun, material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan merembet ke sebagian kandang sapi milik Rasipan yang terletak tidak jauh dari rumah korban.

Upaya pemadaman baru membuahkan hasil setelah dua unit mobil pemadam kebakaran bersama personel Polsek Toroh tiba di lokasi. Petugas yang dibantu warga langsung melakukan lokalisasi api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya, sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Akibat insiden ini, rumah Suparno yang terdiri dari bagian depan berbentuk joglo (11 x 12 meter) dan bagian belakang berbentuk limasan (11 x 12 meter) berbahan kayu jati dan campuran luluh lantak. Sementara itu, kandang sapi milik Rasipan yang berukuran 11 x 12 meter juga mengalami kerusakan parah pada beberapa bagian strukturnya.

Pihak kepolisian yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menyimpulkan sementara penyebab utama terjadinya kebakaran tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan, kebakaran diduga berkaitan terjadi akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik,” jelas Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai angka yang cukup besar. Kerugian rumah milik Suparno diperkirakan mencapai Rp100 juta, sedangkan kerusakan kandang sapi milik Rasipan ditaksir berkisar Rp15 juta, dengan total kerugian gabungan mencapai Rp115 juta.

Pascakejadian ini, pihak kepolisian meminta agar warga lebih berhati-hati dan rutin mengecek kondisi kelistrikan di hunian masing-masing guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik di rumah maupun bangunan lainnya dengan melakukan pengecekan secara berkala. Jika ditemukan kabel atau sambungan listrik yang rusak, sebaiknya segera diperbaiki,” pungkasnya. (GJ,/Red).