GROBOGJATENG.ID- Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jateng kembali menggelar vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Grobogan, vaksinasi kali ini dilakukan dalam bentuk door stop warga yang berkeinginan untuk vaksin namun memiliki keterbatasan.
Dimana vaksinasi yang dilakukan oleh personel BIN Jateng ini bekrjasama Dinkes Grobogan dan Pemdes Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi. Sedang untuk mempercepat vaksinasi dilakukan melalui drive trhu di depan balai desa. Hal ini supaya lebih menjangkau masyarakat agar mau divaksin. “Saya menyambut baik vaksinasi ini,” ujar Moh. Zainudin Kaur TU Kedungrejo. Kamis (17/3).
Hal senada disampikan, Babinkamtibmas Kedungrejo, Bripka Dili, dimana ia, menyambut baik vaksinasi drive trhu ini untuk memberikan kemudahan warga setampat yang hendak melaksanakan vaksinasi. “Cara seperti dapat jadi contoh bagi daerah lain yang ingin mempercepat vaksinasi,” katanya.
Sementara Kabinda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan, vaksinasi kali ini digelar pada 1 Kota, 14 Kabupaten di Provinsi Jateng. Adapun target yang dilakukan sebanyak 27.800 ribu dosis vaksinasi. bagi anak usia 6-11 tahun, masyarakat umum, dan lansia. Program vaksinasi ini sebagai upaya mempercepat terbentuknya herd immunity masyarakat.
"Diantaranya Kota Semarang, Kabupaten Magelang, Temanggung, Banyumas, Banjarnegara, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Demak, Grobogan, Kudus, Rembang, Boyolali, Wonogiri, Sukoharjo. Vaksinasi ini menargetkan 27.800 ribu dosis yang terdiri dari siswa SD usia 6-11 tahun, masyarakat umum dan lansia". Ujar Brigjen TNI Sondi Siswanto dalam keterangan tertulisnya.
Program vaksinasi ini dilakukan sebagai upaya dalam mengatasi virus varian omicron. Dengan ini, Binda Jateng bekerjasama dengan pemerintah daerah terus berupaya memutus rantai penyebaran COVID-19.
"Kegiatan ini merupakan upaya Binda Jateng dalam mengatasi ancaman kesehatan khususnya bahaya COVID-19 varian Omicron dan kami akan terus melakukan upaya bersama-sama pemerintah daerah untuk mengatasi masalah kesehatan karena pandemi COVID-19," katanya.
Ia juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat yang telah melakukan vaksinasi untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). (Redaksi/Gj).

.jpg)