Keseruan Siswa Kids Scope Purwodadi Belajar di Taman Kota: Ruang Terbuka Hijau Jadi Kelas Alam yang Menyenangkan


 


 

Keseruan Siswa Kids Scope Purwodadi Belajar di Taman Kota: Ruang Terbuka Hijau Jadi Kelas Alam yang Menyenangkan

Minggu, 01 Februari 2026

GROBOG JATENG, GroboganDi tengah padatnya kawasan perkotaan, kehadiran ruang publik yang aman dan asri menjadi oase bagi warga Kabupaten Grobogan. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh puluhan siswa dari Kids Scope Purwodadi saat mengunjungi Taman Kota Purwodadi untuk melaksanakan kegiatan outdoor study, pada Minggu (1/2/2026).

Sejak pagi hari, keceriaan terpancar dari wajah sekitar 30 siswa yang datang didampingi guru dan orang tua. Lokasi taman yang strategis dan tidak jauh dari sekolah menjadikan ruang terbuka hijau ini sebagai pilihan utama untuk mengenalkan alam kepada anak-anak sejak dini.


Tidak hanya sekadar bermain di fasilitas permainan yang tersedia, para siswa juga diajak untuk mengenal berbagai jenis tumbuhan dan belajar menjaga kebersihan lingkungan. Aktivitas ini bertujuan untuk merangsang rasa ingin tahu, kreativitas, serta mengasah kecerdasan emosional anak melalui interaksi langsung dengan teman sebaya dan alam.

Pemilik Kids Scope Purwodad Lucy Handayani, mengungkapkan bahwa lingkungan taman dipilih karena suasana yang sejuk dan edukatif.


Metode outdoor study. Menurutnya, membawa siswa belajar di luar kelas memungkinkan anak-anak memperoleh pengalaman nyata yang konkret.


“Lingkungan digunakan sebagai sumber belajar utama. Anak-anak bisa mengembangkan kepedulian terhadap sekitar melalui interaksi langsung dengan objek yang mereka pelajari,” jelas Lucky.

Para wali murid pun menyambut positif kegiatan ini. Dias Astuti, salah satu wali murid, merasa senang karena anak-anak mendapatkan alternatif ruang bermain yang aman di tengah kota.


Kehadiran Taman Kota Purwodadi terbukti bukan hanya sebagai pemanis tata kota, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan ruang interaksi sosial yang ramah anak, mendukung tumbuh kembang generasi muda di Grobogan secara lebih optimal. (*).