BIN dan Dinkes Gelar Vaksinasi, Datangi Pedagang dan Menjemput Warga yang Terkena Stroke di Sekitar Pasar Toroh


 


 

BIN dan Dinkes Gelar Vaksinasi, Datangi Pedagang dan Menjemput Warga yang Terkena Stroke di Sekitar Pasar Toroh

Jumat, 18 Maret 2022



GROBOGJATENG.ID-  Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jateng gencarkan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Grobogan. Vaksinasi Jumat (18/3/2022), petugas BIN melakukan penjemputan dan pengantaran warga yang mengalami stroke untuk melaksanakan vaksinasi di Pasar Toroh dan Balai Desa Sindurejo, kecamatan setempat.



Suparmi, seorang pedagang di Pasar Sindurejo, Toroh, mengaku senang dan mengucapkan terima kasih telah didatangi oleh petugas vakinasi dari Puskesmas dan BIN. Sebab ia mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster). "Karena kondisi pasar saat ini sudah ramai mendekati puasa dan suapaya aman, maka kami mengikuti vaksin ketiga," ujarnya



Sementara Sekretaris Desa (Sekdes) Sindurejo Karmani mengatakan,  pihaknya menyambut baik pelaksanaan vaksinasi dengan mendatangi pedagang di pasar Toroh.  "Pedagang menyambut baik vaksinasi ke pasar mengingat mereka mungkin belum sempat datang ke sentra vaksin," katanya.



Koordonator Tim Vaksinasi Puskemas Toroh I, Triyani mengatakan Dinkes dan BIN selalu memberikan kemudahan bagi warga yang ingin melaksanakan vaksinasi untuk mencapai target capaian vaksinasi. "Semoga dapat menggugah warga untuk mengikuti vaksinasi booster. Agar tebentuk imunitas dan terhindar dari varian covid 19," harapnya.





Kabinda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan vaksinasi digelar pada 2 Kota, 21 Kabupaten di Provinsi Jateng. Adapun target yang dilakukan sebanyak 49.000 ribu dosis vaksinasi. Vaksinasi juga dilakukan secara Door To Door (DTD) pada masyarakat umum, anak usia 6-11 tahun,dan lansia. Dimana, program vaksinasi ini sebagai upaya mempercepat terbentuknya herd immunity masyarakat. 



"Diantaranya Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Magelang, Banjarnegara, Banyumas, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Grobogan, Kudus, Jepara, Rembang, Pati, Blora, Boyolali, Wonogiri, Sukoharjo, Cilacap,dan Karanganyar”. Ujar Brigjen TNI Sondi Siswanto dalam keterangan tertulisnya.




Selain itu ia juga mengatakan, vaksinasi ini menargetkan 49.000 ribu dosis yang terdiri dari siswa SD usia 6-11 tahun, masyarakat umum dan lansia yang akan fokos dilakukan dengan cara DTD.


Program vaksinasi ini dilakukan sebagai upaya dalam mengatasi virus varian omicron. Dengan ini, Binda Jateng bekerjasama dengan pemerintah daerah terus berupaya memutus rantai penyebaran COVID-19.



"Kegiatan ini merupakan upaya Binda Jateng dalam mengatasi ancaman kesehatan khususnya bahaya COVID-19 varian Omicron dan kami akan terus melakukan upaya bersama-sama pemerintah daerah untuk mengatasi masalah kesehatan karena pandemi COVID-19," Katanya



Pihaknya juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat yang telah melakukan vaksinasi untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). (Tim Redaksi/GJ).