GROBOGAN - Pisang merupakan tanaman yang bisa hidup di daerah tinggi maupun rendah. Hal ini menandakan bahwa tak sulit untuk membudidayakan pohon pisang. Selain itu, pohon pisang juga akan berkembang dan tumbuh dengan baik apabila mudah terkena sinar matahari.
Lembaga Pemasyarakatan Purwodadi dengan Sarana Asimilasi dan Edukasi ( SAE ) memanfaatkan lahan di area Lingkungan Lapas melaksanakan pembinaan dan pelatihan Kemandirian di Bidang Pertanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Di lokasi Kebun SAE, sejumlah WBP didampingi Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja, Edi Waluyo, melaksanakan pembersihan dan perawatan tanaman Pisang Maulin di kebun tersebut, agar mendapatkan buah pisang yang unggul.
Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi, Bambang Suryanto menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan dan pelatihan Kemandirian di Bidang Pertanian ini dilaksanakan para WBP selama menjalani masa pidana dan telah memenuhi syarat untuk asimilasi.
"Mereka dilatih bagaimana cara merawat dan memelihara pohon Pisang Maulin supaya dapat menjadi bekal bagi WBP untuk kembali hidup di masyarakat ketika selesai menjalani masa pidana," ujarnya.
Sementara, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja Mustofa menambahkan ada 3 kunci perawatan pisang yaitu cukup air, merawat daun dan perawatan tandan pisang dengan membuang daun pisang yang kering di sekitar tandan, dan pemberian pupuk untuk mendapatkan hasil buah pisang yang baik. (*).
Sumber: Humas Lapas Kelas IIB Purwodadi

.jpg)