Kemudikan Buldoser Gubernur Ahmad Luthfi Bersihkan Sampah


 


 

Kemudikan Buldoser Gubernur Ahmad Luthfi Bersihkan Sampah

Selasa, 24 Februari 2026

GROBOG JATENG, Batang – Pesisir Kabupaten Batang menjadi saksi dimulainya Gerakan Jawa Tengah Asri (Aksi Bersih Sampah) yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Selasa (24/2/2026). Menepis kesan formalitas, Ahmad Luthfi terjun langsung ke lapangan bahkan hingga mengemudikan buldoser untuk mengeruk tumpukan sampah di kawasan Pantai Jodo.

Aksi ini disambut riuh ribuan peserta yang memadati lokasi, mulai dari personel TNI-Polri, jajaran OPD, hingga pelajar dan masyarakat umum. Turut hadir dalam agenda tersebut Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Sekda Jateng Sumarno, Kepala Dinas LHK Widi Hartanto, serta jajaran Forkopimda. Tak ketinggalan, kepala daerah dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah juga mengikuti jalannya acara secara daring.

Dalam arahannya, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa isu lingkungan harus menjadi prioritas kolektif dan bukan sekadar agenda di atas kertas.

“Gerakan bersih sampah hari ini bukan seremonial. Ini harus menjadi budaya dan pendidikan bagi masyarakat. Semua, dari OPD hingga perorangan, wajib terlibat,” ujar Luthfi di hadapan peserta.Dilansir dari Jatengprov.go.id.


Ia juga menyoroti pentingnya komitmen jangka panjang dari para pimpinan daerah dalam mengelola limbah di wilayah masing-masing. “Para bupati dan wali kota segera menindaklanjuti kerja sama pengelolaan sampah, tidak berhenti pada penandatanganan MoU semata, tetapi dilanjutkan dengan action plan nyata,” tegasnya.


Selain masalah sampah, fokus utama gerakan ini adalah mitigasi bencana rob melalui penghijauan pesisir di sepanjang 920 kilometer garis pantai Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi menargetkan penanaman dua juta bibit mangrove dan tanaman pantai lainnya yang akan dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun 2026.

Luthfi menjelaskan bahwa kelestarian lingkungan adalah kunci utama keselamatan warga. “Membersihkan sampah dan menjaga lingkungan adalah langkah pencegahan bencana. Ini tanggung jawab kita bersama,” terangnya.

Gerakan masif ini juga dicanangkan sebagai batu loncatan untuk mewujudkan visi besar nasional dalam penanganan limbah. “Ini selaras dengan target Pak Presiden Zero Waste pada 2029,” tambah Luthfi optimis.

Semangat menjaga lingkungan ini turut dirasakan oleh generasi muda. Sika Novina, siswi SMAN 1 Batang yang ikut turun tangan dalam aksi bersih-bersih tersebut, mengungkapkan kebanggaannya dapat berkontribusi langsung bagi daerahnya.

“Saya bangga dan senang bisa ikut kegiatan ini, karena positif menjaga lingkungan. Harapannya lingkungan di Batang selalu terjaga,” tandas Sika. (*).