Kebakaran Rumah di Gubug Grobogan Lansia Lumpuh Terjebak Api, Penyebab Diduga Obat Nyamuk


 


 

Kebakaran Rumah di Gubug Grobogan Lansia Lumpuh Terjebak Api, Penyebab Diduga Obat Nyamuk

Selasa, 19 Mei 2026

GROBOG JATENG, GroboganNasib nahas menimpa Rukilah (67), seorang lansia penderita lumpuh di Kampung Gubug Timur, Desa Gubug, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Korban terjebak di dalam kamarnya saat rumah yang ia tinggali diamuk si jago merah pada Senin malam (18/5/2026).Insiden mencekam ini diduga kuat dipicu oleh sebuah obat nyamuk bakar yang menyala di dekat tempat tidur korban.


Kebakaran bermula ketika pemilik rumah, Mustofa (41), bersama istrinya, Zulfatul Sholechah (43) dan anaknya pergi keluar rumah untuk membeli makanan di kawasan depan Balai Desa Kuwaron. Saat itu, Rukilah yang sedang sakit hanya ditemani oleh seorang anak lain yang berada di lantai dua rumah.


Namun, suasana santai berubah menjadi kepanikan luar biasa saat keluarga ini kembali. Mereka mendapati asap tebal serta kobaran api sudah keluar dari bagian depan rumah.Melihat bahaya di depan mata, Mustofa langsung berupaya menerobos masuk untuk menyelamatkan Rukilah. Di dalam kamar bawah tangga, api ternyata sudah membakar tempat tidur korban. 


Mustofa pun berusaha memadamkan api menggunakan air dari kran depan rumah sembari mengevakuasi sang lansia yang sama sekali tidak bisa bergerak.Di tengah situasi genting tersebut, sang istri berteriak meminta anaknya yang berada di lantai dua untuk tetap bertahan di atas karena tangga rumah mulai hangus terbakar. Warga sekitar yang melihat kepulan asap langsung berdatangan untuk memberikan bantuan.


Mendapat laporan genting tersebut, aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran langsung meluncur ke lokasi kejadian.Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto mengatakan, bahwa setelah pihaknya menerima laporan adanya kebakaran rumah warga langsung mendatangi lokasi kejadian bersama petugas terkait untuk melakukan penanganan.“Begitu menerima laporan, anggota Polsek Gubug segera menuju lokasi guna membantu proses pemadaman api sekaligus melakukan evakuasi terhadap korban,” ujarnya.



Petugas dan warga sekitar akhirnya saling bahu-membahu menjinakkan kobaran api agar tidak merembet ke area pemukiman padat penduduk.“Petugas bersama warga berhasil memadamkan api, sehingga kebakaran tidak sampai meluas ke rumah warga lainnya,” jelas AKP Anang Heriyanto.


Setelah api berhasil dipadamkan, anak yang terjebak di lantai dua akhirnya bisa dievakuasi dengan selamat. Sementara itu, Rukilah yang mengalami luka bakar cukup serius langsung dilarikan ke RS Getas Pendowo untuk mendapatkan perawatan medis intensif.


Akibat kejadian ini, Rukilah dilaporkan mengalami luka bakar hingga 65 persen yang meliputi area kepala bagian kanan, tangan kanan, dada, serta perut.Selain korban luka, kebakaran juga menghanguskan sejumlah barang berharga, termasuk dipan tempat tidur dan satu unit televisi LED. Total kerugian materi akibat musibah ini diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.


Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan titik terang penyebab kebakaran. Api diduga kuat berasal dari obat nyamuk merek King Kong yang menyala terlalu dekat dengan tempat tidur korban. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa sisa obat nyamuk dan korek api kayu.


Mengantisipasi kejadian serupa, Kapolsek Gubug mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan benda yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di dalam rumah. Pihaknya juga mengingatkan warga untuk memastikan sumber api benar-benar aman sebelum meninggalkan rumah maupun saat beristirahat pada malam hari. (GJ/Red).