GROBOG JATENG, Grobogan - Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah kayu berbentuk limasan milik Radi (63), warga Dusun Sindu, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Sabtu (29/8/2026) siang.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ini diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik, yang mengakibatkan kerugian materiil hingga puluhan juta rupiah.
Peristiwa ini pertama kali disadari oleh seorang warga yang tengah berada di depan rumahnya. Saat melihat kobaran api membubung dari kediaman korban, ia langsung berteriak histeris meminta pertolongan.
Teriakan tersebut memicu kepanikan sekaligus aksi sigap dari warga sekitar yang langsung berdatangan membawa peralatan seadanya untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain.
Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran bersama warga bahu-membahu melokalisasi api hingga akhirnya situasi berhasil dikendalikan.
Namun, karena rumah berukuran 11 x 12 meter tersebut didominasi oleh material kayu jati, kayu campuran, serta dinding papan dan anyaman bambu, api dengan cepat melahap struktur bangunan.
Setelah api padam, Polsek Toroh segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, instalasi listrik menjadi pemicu utama musibah ini.
“Dari hasil pemeriksaan, kebakaran diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik,” ujar AKP Joko Ismanto.
Meski seluruh bangunan beserta isinya hangus dan menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp50 juta, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tragis ini.
Menanggapi kejadian tersebut, pihak berwajib meminta warga Grobogan untuk lebih rutin mengecek kondisi kelayakan kabel dan instalasi listrik di rumah masing-masing demi menghindari kejadian serupa.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penyambungan atau penambahan instalasi listrik secara sembarangan. Pastikan kabel dan perangkat listrik yang digunakan sesuai standar serta segera perbaiki apabila ditemukan kerusakan,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi ini, Polsek Toroh terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Langkah pencegahan sejak dini diharapkan dapat meminimalkan risiko kebakaran sekaligus menjaga keselamatan warga dan harta benda di lingkungan sekitar. (AN)

.jpg)