GROBOG JATENG, Grobogan– Suasana di sebuah warung makan di Dusun Teguhan, Desa Depok, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan mendadak gempar pada Sabtu (22/8/2026) siang.
Seorang pria lansia dilaporkan meninggal dunia secara mendadak saat sedang singgah di lokasi tersebut. Korban diduga kuat mengalami gangguan kesehatan serius sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Korban diketahui berinisial SM (60), seorang warga Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan. Peristiwa yang mengejutkan warga setempat ini terjadi sekitar pukul 12.20 WIB, dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.Mendapat laporan dari warga, jajaran Polsek Toroh segera bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto mengonfirmasi bahwa personelnya langsung melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. “Dari informasi yang diperoleh, korban sebelumnya sempat mengalami kejang dan kemudian kondisinya menurun hingga tidak sadarkan diri,” ujar AKP Joko Ismanto.
Kronologi kejadian bermula ketika korban datang seorang diri ke warung makan tersebut dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih. Setibanya di lokasi, korban langsung duduk di sekitar sisi warung untuk beristirahat.
Pemilik warung, Bathi (61), sempat melihat korban mengalami kejang-kejang sesaat. Namun, setelah kondisinya tampak kembali tenang, korban memesan teh hangat dan meminumnya di area warung. Tak lama berselang, korban melepas jaket serta tas yang dibawanya.
Ia kemudian meminta bantuan kepada Sodikin (23), seorang warga yang berada di sekitar lokasi, untuk membelikan kelapa muda. Setelah menerima uang dari korban, Sodikin pun pergi untuk membeli minuman tersebut.
Petaka terjadi sekitar 15 menit kemudian. Saat Sodikin kembali ke warung, ia terkejut melihat korban sudah tergeletak di lantai dalam kondisi tidak sadarkan diri. Sodikin langsung memanggil pemilik warung yang berada di dalam untuk mengecek keadaan korban bersama-sama.
Ketika diperiksa, korban didapati sudah tidak bernapas. Pemilik warung segera memanggil ketua RT setempat untuk turut memastikan kondisi korban yang sudah meninggal dunia.
Warga kemudian berupaya mencari identitas korban melalui tas yang ditinggalkannya. Di dalam tas tersebut, ditemukan kartu identitas korban serta dua saset obat kuat, di mana salah satunya didapati dalam kondisi sudah terbuka. Selain mengumpulkan keterangan saksi, petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi.
Barang-barang yang diamankan meliputi sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi K-6636-AEF beserta helm, tas selempang, serta pakaian yang dikenakan oleh korban saat kejadian.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak mendiang, pihak kepolisian mendapatkan petunjuk medis terkait kondisi kesehatan korban sebelum insiden ini terjadi. "Dari informasi keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung," pungkasnya. (AN).

.jpg)