GROBOG JATENG, Grobogan– Nasib malang menimpa Sumiyatun (39), seorang warga Desa Termas, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan. Rumah tinggalnya ludes terbakar beserta sejumlah perabotan dan barang berharga miliknya pada Senin (21/9/2026).
Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh korban sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, Sumiyatun baru saja kembali ke rumah usai menjemput anaknya sekolah. Namun, betapa terkejutnya ia ketika mendapati kobaran api sudah membesar di bagian belakang rumah, tepatnya di area dapur.
Melihat tempat tinggalnya diamuk si jago merah, korban langsung berteriak histeris meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut segera berdatangan dan bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya hingga api akhirnya berhasil dijinakkan.Meski warga bergerak cepat, bangunan rumah berukuran 8 x 10 meter yang berdinding kayu dan beratap genteng tersebut hangus terbakar.
Sejumlah barang elektronik dan dokumen berharga milik korban tidak sempat diselamatkan. Di antaranya adalah perabotan rumah tangga, televisi, kulkas, empat unit telepon seluler, serta surat-surat penting.
Mendapat laporan mengenai insiden tersebut, personel Polsek Karangrayung bersama petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Grobogan langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).
"Dari hasil pemeriksaan, kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada peralatan Magicom yang digunakan korban untuk memasak nasi," kata Kapolsek Karangrayung AKP Sunarto, dalam keterangan persnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini karena posisi rumah sedang kosong saat api pertama kali muncul. Namun, kerugian materiil yang diderita korban tergolong besar.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, akibat kebakaran, korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp50 juta," jelas AKP Sunarto.
Berkaca dari musibah ini, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan peralatan elektronik maupun peralatan memasak dalam kondisi menyala atau masih terhubung dengan sumber listrik ketika meninggalkan rumah. Kondisi instalasi listrik dan peralatan elektronik juga perlu diperiksa secara berkala untuk mencegah terjadinya kebakaran," pungkasnya. (AN/Red).

.jpg)