7.990 Atlet Bakal Banjiri Porprov Jateng 2026, Perebutkan 2.769 Medali


 


 

7.990 Atlet Bakal Banjiri Porprov Jateng 2026, Perebutkan 2.769 Medali

Sabtu, 03 Oktober 2026

GROBOG JATENG, Semarang– Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah tahun 2026 dipastikan berlangsung meriah. Sebanyak 7.990 atlet dan 1.911 ofisial siap memeriahkan ajang olahraga bergengsi ini, dengan memperebutkan total 2.769 medali dari 58 cabang olahraga.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menghadiri acara Chef de Mission Meeting Porprov Jawa Tengah XVII di Grhadhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (2/10/2026).

Menurut Taj Yasin, ajang Porprov 2026 bukan sekadar kompetisi antardaerah, melainkan fondasi penting dalam pembinaan atlet menuju panggung nasional hingga internasional. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menyatukan visi 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah guna mencetak atlet-atlet potensial.

“Tujuan kita adalah menyatukan misi agar agenda Porprov ke-17 mampu membina para atlet, sehingga ke depan kita bisa menambah medali untuk Indonesia,” ujar Taj Yasin. Dilansir dari laman jatengprov.

Potensi besar atlet Jawa Tengah sebelumnya telah terbukti di ajang internasional, termasuk Asian Games 2026. Dari lima medali emas yang diraih kontingen Indonesia, dua di antaranya disumbangkan oleh atlet asal Jawa Tengah. Selain itu, mereka juga sukses membawa pulang medali perak dari cabang menembak dan dua medali perunggu dari cabang wushu. “Ini yang harus terus kita pupuk,” katanya.

Taj Yasin menegaskan bahwa pembinaan ini harus berjalan berkelanjutan. Porprov XVII dirancang sebagai salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan atlet menuju PON 2028. Lebih dari itu, kesuksesan penyelenggaraan Porprov kali ini juga menjadi ajang pembuktian kesiapan Jawa Tengah untuk menjadi tuan rumah PON di masa mendatang.

“Kita berharap ketika sukses dalam perhelatan ini, kita bisa dilirik menjadi tuan rumah PON berikutnya,” jelasnya.

Untuk mencapai target besar tersebut, dukungan dari masyarakat luas dinilai sangat krusial. Wagub mengajak seluruh elemen warga Jawa Tengah untuk datang, meramaikan, dan memberikan dukungan langsung kepada para atlet yang bertanding.
“Mari ramaikan dan kita sukseskan bersama,” ajaknya.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini menambahkan, perputaran ekonomi selama Porprov juga diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat setempat berkat kehadiran atlet, ofisial, dan penonton.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Yasin mengingatkan pentingnya peran Chef de Mission (CdM) sebagai jembatan utama untuk memenuhi kebutuhan logistik, akomodasi, hingga menjaga mental bertanding para atlet.

“Ketika mental mereka turun, kita sekaligus menjadi motivator untuk para atlet. Ini yang harus kita bantu dan kita tekankan pada acara kali ini,” kata Gus Yasin.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Jawa Tengah, Sudjarwanto Dwiatmoko, menjelaskan bahwa forum Chef de Mission Meeting ini sangat penting untuk menyamakan persepsi mengenai kesiapan teknis mulai dari venue, transportasi, keamanan, hingga aspek kesehatan.

“Kami berharap seluruh peserta, khususnya Chef de Mission kontingen kabupaten/ kota, memperoleh gambaran yang jelas mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Porprov,” ujar Sudjarwanto.

Sebagai informasi, sejumlah cabang olahraga pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dijadwalkan mulai dipertandingkan pada 20 Oktober 2026. Sementara itu, upacara pembukaan resmi akan digelar pada 25 Oktober, dan seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan rampung pada 30 Oktober 2026. (*).