GROBOG JATENG, Grobogan - Sebanyak 19 pelajar SMA terjaring razia petugas kepolisian dari Polsek Kedungjati Polres Grobogan pada Rabu (4/9/2024). Puluhan pelajar tersebut diamankan saat ketahuan bolos sekolah di sebuah warung yang berada di Desa Kedungjati Grobogan pada saat jam pelajaran.
Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan melalui Kapolsek Kedungjati Polres Grobogan AKP Winarno mengatakan, pelajar yang terjaring razia itu kemudian dilakukan pembinaan.
Selain memberikan pembinaan pada para pelajar, pihaknya telah memberikan imbauan kepada pemilik warung. Yakni, agar tidak melayani pelajar pada saat jam sekolah.
”Kita ingatkan pemilik warung, agar tidak melayani para pelajar yang jajan pada saat jam sekolah masih berlangsung,” ujarnya.
Tak hanya itu,upaya pembinaan juga dilakukan Polsek Kedungjati Polres Grobogan dengan menghadirkan guru Bimbingan Konseling (BK) dari pelajar tersebut,
Selain itu, para pelajar yang membolos juga diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
”Kami berharap ini menjadi efek jera bagi pelajar, sehingga mereka tidak mengulangi lagi perbuatannya membolos sekolah serta berkeliaran di jam sekolah,” harap AKP Winarno.
AKP Winarno menyatakan, pihaknya akan terus melakukan razia terhadap para pelajar yang membolos pada saat jam pelajaran.
”Ini demi masa depan mereka. Mereka adalah generasi muda harapan bangsa. Jangan sampai, mereka salah pergaulan hingga menyebabkan para pelajar tersebut terjerumus pada dunia narkoba, miras, tawuran atau juga berbuat kriminal,” pungkasnya. (Id/AN/Red).

.jpg)