Jepara Ajak Siswa Belajar Kentrung untuk Lestarikan Kesenian Daerah


 


 

Jepara Ajak Siswa Belajar Kentrung untuk Lestarikan Kesenian Daerah

Kamis, 28 November 2024

GROBOG JATENG, Jepara Untuk menjaga agar kesenian kentrung tetap ada, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara mengajak siswa SMP dan SMA untuk Belajar Bersama Kentrung, di Museum RA Kartini, pada Minggu (24/11/2024).

Agus Wibowo, Kepala Bidang Budaya Disparbud Kabupaten Jepara, menyatakan bahwa saat ini kesenian kentrung di Jepara mengalami penurunan perhatian, dan para pelaku kentrung juga semakin sedikit.

“Untuk itu, kami mengadakan upaya pelestarian kentrung dengan memunculkan kader seniman kentrung dari siswa-siswa SMP dan SMA di Jepara,” ungkap Agus. Dilansir dari website resmi Jatengprov.

Dia berharap bahwa melalui Belajar Bersama Kentrung, generasi penerus kentrung Jepara akan muncul. Sebab, kentrung Jepara saat ini telah diakui sebagai salah satu warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia.

Dikatakan bahwa seiring dengan kemajuan zaman, kentrung kini telah mulai mengalami perubahan, sehingga dapat dinikmati oleh orang-orang dari berbagai generasi.

“Semoga kentrung bisa meng-Indonesia dan mendunia,” kata dia.

Seniman Kentrung Ramatyan Sarjono mengungkapkan, kentrung tidak hanya ada di Jepara. Banyak daerah di sepanjang Pantura hampir semua ada, dengan ciri khas masing-masing.

“Dengan status WBTB ini, membuktikan bahwa kentrung di Jepara sudah eksis lebih dari 50 tahun. Saya pastikan, bahwa kentrung telah ada 100 tahun silam di Jepara,” katanya. (Hms/Fer).