Pj Gubernur Jateng Serahkan Bantuan Rp276,7 Juta kepada Korban Banjir di Pekalongan


 


 

Pj Gubernur Jateng Serahkan Bantuan Rp276,7 Juta kepada Korban Banjir di Pekalongan

Kamis, 28 November 2024

GROBOG JATENG, Pekalongan Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, mengunjungi ratusan korban banjir di Kota Pekalongan pada hari Selasa (26/11/2024). Penduduk di Kelurahan Pasirkraton Kramat, Kota Pekalongan tersebut, terpaksa mengungsi ke aula bekas kantor Kelurahan Kramatsari, setelah tempat tinggal mereka terendam banjir akibat rusaknya tanggul Sungai Meduri Bremi di Desa Jeruksari, Kabupaten Pekalongan, pada hari Sabtu (23/11/2024) lalu.
 
Ketika Nana berkunjung, kesehatan para pengungsi dalam keadaan baik, karena setiap harinya dilakukan pengawasan oleh petugas kesehatan.
 
“Kami akan terus pantau perkembangan kesehatan masyarakat yang mengungsi,” ujar Nana, di sela kunjungan. Dilansir dari website resmi Jatengprov.
 
Di area tempat pengungsian, selain mendirikan dapur umum, juga tersedia fasilitas kesehatan, agar dapat terus memantau kondisi kesehatan penduduk.
 
Nana menyampaikan bahwa ketinggian air yang merendam 1.307 rumah penduduk di Kelurahan Pasirkraton Kramat awalnya mencapai sekitar satu meter. Namun, hingga Selasa (26/11/2024), air mulai surut.
 
Saat ini, tanggul yang rusak telah berhasil diperbaiki sementara, sambil menunggu penanganan permanen. Mereka sudah melihat langsung keadaan tanggul yang sudah diperbaiki, dan perbaikan permanen tetap akan dilaksanakan.
 
“Langkah yang kami lakukan sekarang adalah menyedot air yang ada di sekitar lokasi terdampak, kita kembalikan ke sungai,” beber Nana.
 
Pada kesempatan tersebut, Pj gubernur juga memberikan bantuan senilai Rp276.728.600 kepada warga yang terkena dampak banjir. Rinciannya, bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jateng berupa sembako dan kebutuhan dasar senilai Rp80.754.300, serta bantuan dari APBD Pemprov Jateng yang juga berupa sembako dan bahan pokok senilai Rp11.564.000.
 
Bantuan juga diberikan kepada masyarakat terdampak banjir di empat desa di Kabupaten Pekalongan, yakni Desa Jeruksari, Mulyorejo, Tegaldowo, dan Karangjompo. Di daerah tersebut, jumlah warga yang terdampak sebanyak 3.813 jiwa. (Hms/Fer).