GROBOG JATENG, Wonogiri – Sebanyak 818 pemuda dari Wonogiri mendapatkan beasiswa untuk mahasiswa berprestasi pada tahun anggaran 2024. Jumlah dana yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp10.088.000.000. Pemberian penghargaan kepada pemuda berprestasi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.
Bupati Wonogiri Joko Sutopo, dalam bagian sambutannya pada acara Pemberian Penghargaan bagi Pemuda Berprestasi Tahun 2024, Senin (25/11/2024), menyatakan bahwa program ini telah dijalankan selama sembilan tahun berturut-turut sejak tahun 2016 sampai 2024. Dalam pelaksanaan program ini, total dana yang telah dialokasikan adalah Rp55.087.000.000, dan diberikan kepada 4.394 mahasiswa.
“Inilah program yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Wonogiri yang diharapkan menjadi solusi, dengan harapan mampu meringankan biaya pendidikan, dan memberikan kepastian bahwa setiap kader masa depan untuk mendapatkan jaminan kelangsungan pendidikan di perguruan tinggi,” ujar bupati saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas. Dilansir dari website resmi Jatengprov.
Ia menyampaikan bahwa setelah melalui proses seleksi, dari total 2.264 pendaftar, akhirnya terpilih sebanyak 818 mahasiswa. Setiap mahasiswa berhak mendapatkan beasiswa sebesar Rp12.000.000 setiap tahunnya. Proses penerimaan dari tahun ke tahun juga terus diperbaiki, dengan harapan agar penerima penghargaan benar-benar memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan.
Bupati menambahkan, bahwa penghargaan untuk pemuda yang berprestasi bertujuan untuk memotivasi dan memberi semangat kepada generasi muda di Kabupaten Wonogiri dalam mencapai pendidikan tinggi. Diharapkan, hal ini akan berujung pada kontribusi yang positif bagi upaya Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan kesejahteraan.
“Energi generasi muda yang luar biasa untuk membawa perubahan bagi daerah, perlu mendapatkan dukungan sekaligus perlu diberikan tuntunan arah yang jelas. Generasi usia produktif saat ini menjadi mayoritas dalam komposisi penduduk secara nasional, atau dikenal dengan fenomena bonus demografi, perlu selalu didampingi, sehingga potensi yang luar biasa ini memiliki arah yang jelas di masa depan,”terangnya.
Joko Sutopo berpesan kepada seluruh para penerima penghargaan, agar memanfaatkan penghargaan ini dengan sebaik-baiknya, demi mendukung kepentingan pendidikan, bukan untuk foya-foya atau bergaya hidup.
“Untuk selanjutnya, saya harap para penerima penghargaan ini memiliki kesadaran kolektif atau kesadaran moral, bahwa di pundak kalian terdapat harapan dari segenap masyarakat, untuk membawa Kabupaten Wonogiri di masa depan yang semakin baik dengan kontribusi positif pada pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya. (Hms/Fer).

.jpg)