Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora Gelar Grebeg Gunungan


 


 

Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora Gelar Grebeg Gunungan

Rabu, 11 Desember 2024

GROBOG JATENG, Blora - Pemerintah Kabupaten Blora gelar Grebeg Gunungan dalam rangka Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora, Selasa (10/12/2024).

Dalam acara grebeg gunungan peringatan Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora, Bupati Arief Rohman bersama Forkopimda Blora berjalan kaki sambil mengenakan pakaian adat Samin, dimulai dari simpang empat Grojogan dan diiringi oleh pertunjukan barongan Singo Lodra. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan menuju panggung kehormatan di depan MD Mall Blora.

“Alhamdulillah, saya senang sekali tadi dari sepanjang Grojogan sudah laris manis semuanya, ini tinggal menyisakan tiga gunungan, totalnya lebih dari 275 gunungan. Pada pagi hari ini kita syukuri nikmat Hari jadi ke-275 Kabupaten Blora,” kata Bupati Blora dalam sambutannya di panggung kehormatan. Dilansir dari website resmi Pemkab Blora.

Kepala Dinporabudpar Blora Iwan Setiyanso mengungkapkan bahwa ratusan gunungan tersebut disajikan untuk merayakan peringatan Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora.

“Grebeg Gunungan ini dimaksudkan sebagai ungkapan dan wujud syukur pemerintah dan masyarakat Kabupaten Blora di Hari Jadi ke-275, atas limpahan nikmat, rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa terutama yang berupa pangan. Bahkan Bapak Bupati Blora juga memberikan gunungan kepada masyarakat,” jelasnya. 

Iwan menyebutkan bahwa partisi gunungan juga berasal dari Perangkat Daerah, Instansi Vertikal, BUMD, Camat, Kades, Kalur, dan Organisasi Masyarakat.

Terdapat dua jenis simbolis gunungan, yaitu gunungan lanang dan gunungan wadon yang melambangkan kesuburan.

Kesuburan pada dasarnya berasal dari pria dan wanita, sehingga memungkinkan terjadinya generasi baru. Dalam konteks pertanian, ada Dewi Kesuburan yang digambarkan sebagai wanitan dan pria.

Gunungan lanang berisi hasil pertanian mulai dari polo kependem, polo kesempar, dan polo gemandul. Sementara itu, gunungan wadon menyajikan makanan yang sudah dimasak atau bisa disebut sebagai jajan pasar.

Grebeg gunungan diserbu baik siswa maupun masyarakat untuk mendapat sayuran seperti kangkung, jagung, buah apel dan jeruk, kacang panjang dan lainnya, serta aneka makanan seperti kue, krecek, kerupuk, brondong dan apem.

“Seru sekali, semoga berkah, ini nanti dikasihkan ke Ibu biar dimasak di rumah, ” ucap Dita salah satu pelajar SMK sambil membawa bayam dan terung.

Sejak pagi, ratusan gunungan berisi hasil pertanian dan makanan tradisional telah disusun di jalan Pemuda Blora. Lalu lintas ditutup untuk mendukung kelancaran acara tersebut. (Hms/Fer).