Peringati Hari Jadi, Pemkab Banjarnegara Lakukan Ziarah Makam


 


 

Peringati Hari Jadi, Pemkab Banjarnegara Lakukan Ziarah Makam

Kamis, 20 Februari 2025

GROBOG JATENG, Banjarnegara Memperingati Hari Jadi Kabupaten Banjarnegara ke-454, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara melakukan ziarah ke makam Bupati Banjarnegara Soewadji yang terletak di Pemakaman Masjid Nurul Huda, Sleman, Yogyakarta, pada Jumat (13/2/2025).

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Banjarnegara Barijadi Djumpaedo beserta rombongan tim empat, berangkat dari Banjarnegara pukul 05.00 dan tiba di makam pukul 09.00.

Ziarah makam diawali oleh sambutan dari Barijadi Djumpaedo mengenai maksud dan tujuan ziarah, kemudian dilanjutkan pembacaan doa bersama, dan diakhiri dengan pemberian bingkisan kepada pihak keluarga Soewadji sebagai wujud terima kasih Pemkab Banjarnegara.

“Kami bersama rombongan turut mendoakan Beliau, agar almarhum dilapangkan kuburnya, dan keluarga diberikan kesehatan, keselamatan,” ungkap Barijadi dalam sambutannya.

Barijadi menambahkan, ziarah makam ini sebagi wujud sambungrasa, silaturahmi dan edukasi belajar tentang kepemimpinan, tentang integritas pengabdian para pinisepuh para pemimpin terdahulu. Dimana masyarakat bisa mengambil pelajaran tentang martabat masyarakat banjarnegara serta hal-hal yang berkaitan dengan integritas, ketulusan, pengabdian dari para pemimpin tokoh masyarakat yang terdahulu yang dapat dijadikan suri tauladan.

“Kita sebagi penerus tentunya atau pemimpin yang sekarang untuk bisa meneladani mereka didalam ketulusan didalam kerja kerasnya yang semua itu dilakukan dalam melayani masyarakat dalam rangka menumbuh kembangkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Barijadi berharap pada perayaan Hari Jadi ke-454 ini, Kabupaten Banjarnegara dapat semakin meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi.

“Mudah-mudahan di usia yang ke-454 tahun semakin bisa berbenah diri dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakatnya di semua bidang, terkhusus drajat kualitas hidup yang sehat kemudian drajat kependidikan dan juga keilmuan dan skil dan juga drajad didalam pemberdayaan meraih kecukupan sandang, pangan dan papan secara umum ekonomi kerakyatan,” pungkasnya. (Hms/Desi).