Bus Pintar Diluncurkan di Surakarta, Perluas Akses Literasi dengan Layanan Jemput Bola


 


 

Bus Pintar Diluncurkan di Surakarta, Perluas Akses Literasi dengan Layanan Jemput Bola

Sabtu, 17 Januari 2026


GROBOG JATENG, Surakarta Layanan perpustakaan bergerak di Kota Surakarta kini semakin lengkap dengan hadirnya "Bus Pintar". Inovasi ini diluncurkan secara langsung oleh Bunda Literasi Jateng, Nawal Arafah Yasin, didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, di Taman Cerdas, Kelurahan Gilingan, Kota Surakarta, pada Sabtu (17/1/2026). Acara peluncuran tersebut turut dihadiri pula oleh Bunda Literasi Surakarta, Venessa Winastesia.

Bus Pintar merupakan sebuah perpustakaan keliling berbasis bus yang dirancang khusus untuk membawa koleksi buku dan bahan pustaka ke berbagai ruang publik di Surakarta. Keberadaan armada baru ini akan melengkapi 11 unit mobil listrik perpustakaan keliling yang sebelumnya sudah beroperasi di kota tersebut.

Dalam sambutannya, Bunda Literasi Jateng, Nawal Arafah Yasin, menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran fasilitas baru ini. Bus Pintar milik Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Surakarta ini dinilai menjadi bagian dari upaya strategis untuk memperluas akses literasi dan secara efektif mendorong peningkatan minat baca masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.
Nawal memandang fasilitas ini sebagai inovasi layanan literasi yang menarik dan adaptif dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Keunggulan bus ini, menurutnya, terletak pada fasilitas tambahan berupa smart TV yang dapat menayangkan konten video edukasi bagi para pengunjung.

“Ini inovasinya (untuk menggeliatkan literasi) menggunakan bus pintar ya, yang kemudian diisi beberapa buku-buku, dan kemudian ada juga video-video edukasi di situ,” ucap Nawal, seusai peluncuran. Dilansir dari website resmi jatengprov.go.id

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Bus Pintar direncanakan akan beroperasi secara rutin dan terjadwal, berkeliling ke berbagai lokasi dan kegiatan publik, termasuk saat Car Free Day (CFD) di Alun-alun Kota Surakarta.

Ketua TP PKK Jawa Tengah ini menaruh harapan besar agar akses literasi berbasis "jemput bola" ini mendapatkan sambutan positif dan antusias dari masyarakat setempat.
“Harapannya nanti bisa kemudian mengembangkan literasi di Surakarta ini,” pungkas istri Wakil Gubernur Jateng tersebut.

Dalam rangkaian kegiatan peluncuran, Nawal bersama Taj Yasin dan Bunda Literasi Surakarta juga menyempatkan diri meninjau Perpustakaan Desa Gilingan, yang menyimpan ratusan koleksi buku dari berbagai genre, mulai dari komik anak-anak, buku fiksi, hingga pengetahuan umum.

Sementara itu, Bunda Literasi Kota Surakarta, Venessa Winastesia, menjelaskan asal-usul armada tersebut. Bus Pintar berasal dari hibah satu unit armada bus dari Dinas Perhubungan yang kemudian diperbaiki dan direnovasi total agar dapat difungsikan optimal sebagai perpustakaan keliling.

Venessa berharap, penambahan armada bus ini dapat semakin meningkatkan budaya gemar membaca di kalangan masyarakat. Optimisme ini didukung data kunjungan perpustakaan di Surakarta pada tahun 2024 yang mencapai 230 ribu orang.

“Jumlah pengunjung perpustakaan di Surakarta sekitar 230.000, yang di perpustakaan daerah itu 100.000 sekian, jadi sekitar 43,5 persen sendiri. Sisanya baru di perpustakaan-perpustakaan yang lain,” ungkap Venessa. (*).