Geliat Vespa di Jantung Banjarnegara: Kala Komunitas Orijingan Menghidupkan Marwah Desa Wisata


 


 

Geliat Vespa di Jantung Banjarnegara: Kala Komunitas Orijingan Menghidupkan Marwah Desa Wisata

Senin, 13 April 2026

GROBOG JATENG, Banjarnegara – Komunitas Vespa Orijingan sukses menyelenggarakan Gathering Regional Jateng-DIY Chapter Banjarnegara yang berlangsung meriah selama dua hari, Sabtu–Minggu (11–12 April 2026). di Desa Wisata Blambangan. Tak sekadar ajang pamer unit klasik, acara ini menjelma menjadi gerakan sosial dan ekonomi yang menyentuh akar rumput.

Sebanyak 200 pengendara Vespa dari berbagai penjuru—mulai dari Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Cirebon, hingga Brebes—berkumpul di kawasan Kampung Kelapa Sawit, D’Kuwondogiri. Lokasi ini dipilih bukan tanpa alasan; hamparan hijau dan suasana asri Desa Blambangan menjadi latar sempurna untuk mempererat persaudaraan.
Ketua Panitia, Bahtiar, yang akrab disapa Mr. BM, menegaskan bahwa pemilihan lokasi ini didasari oleh keselarasan visi antara komunitas dan potensi lokal.

“Kami memilih tempat ini karena sesuai dengan konsep kegiatan kami, yaitu pelestarian lingkungan, sosial, hiburan, dan membangun keakraban. Selain itu, suasananya juga masih asri dan mendukung kebersamaan antar peserta,” ujarnya.

Orijingan membuktikan bahwa hobi bisa berdampak nyata. Agenda gathering ini dikemas dengan "paket lengkap" kegiatan positif, meliputi penanaman pohon sebagai aksi iklim, bakti sosial ke panti asuhan, donor darah, hingga pelatihan SAR. Tak lupa, sisi hiburan tetap terjaga dengan kehadiran MC nasional Simon Vesto serta aksi panggung musisi reggae Denny Frust dari Jakarta dan MC Canti dari Surakarta yang menghidupkan suasana.

Bagi pengelola D’Kuwondogiri, Kuat Herry, kehadiran ratusan pecinta Vespa ini adalah angin segar bagi pariwisata desa yang sempat lesu. Ia melihat kolaborasi ini sebagai pemantik kebangkitan ekonomi warga.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan komunitas Vespa Orijingan yang telah memilih Kuwondogiri sebagai lokasi gathering. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga kegiatan sosial dan lingkungan. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin agar desa wisata tetap tumbuh dan UMKM masyarakat bisa terus bergerak,” ungkap Kuat Herry.



Setelah puas mengeksplorasi Blambangan, para peserta dijadwalkan melakukan rolling thunder ke berbagai destinasi wisata unggulan lainnya di Kabupaten Banjarnegara. Langkah ini diharapkan mampu memperluas promosi pariwisata daerah melalui mata para pelancong lintas kota.

Simon Vesto, sang tokoh Vespa sekaligus MC acara, mengaku terkesan dengan kekayaan alam dan budaya lokal Banjarnegara yang menurutnya sangat sejalan dengan filosofi para skuteris.

“Tempat wisata di Banjarnegara ternyata banyak, indah-indah, dan masyarakatnya sangat ramah. Ini sangat selaras dengan semangat ‘Satu Vespa Sejuta Saudara’. Mari bersama kita bangkitkan ekonomi desa wisata melalui kebersamaan komunitas,” ajak Simon. 

Melalui momentum ini, sinergi antara komunitas hobi dan pengelola wisata diharapkan tidak berhenti di sini, melainkan menjadi pilar baru dalam mendorong roda ekonomi kreatif dan memperkuat posisi Banjarnegara di peta pariwisata nasional. (Dimas/GJ).