Harga Daging Ayam Turun, tetapi Pedagang Pasar Temon Justru Mengeluh: Ada Apa di Baliknya?


 


 

Harga Daging Ayam Turun, tetapi Pedagang Pasar Temon Justru Mengeluh: Ada Apa di Baliknya?

Minggu, 12 April 2026

GROBOG JATENG, Grobogan- Harga daging ayam di Pasar Temon Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Minggu (12/4/2026) terpantau relatif stabil dan cenderung mengalami penurunan setelah momen Lebaran.

Saat ini, harga ayam berada di kisaran Rp38.000 per kilogram. Angka tersebut turun dibandingkan saat Lebaran lalu yang sempat mencapai Rp40.000 per kilogram.

Sulastri, seorang pedagang daging ayam asal Desa Ngabenrejo, mengungkapkan bahwa meskipun harga ayam turun, keuntungan yang diperolehnya justru ikut berkurang. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya bisa meraup keuntungan sekitar Rp60.000 hingga Rp70.000 per hari, namun kini hanya berkisar Rp50.000 per hari.

"Plastik naik, biasa dapat untung 60.000, 70.000, sekarang cuma 50.000 bahkan kadang kurang, " Ujarnya

Menurutnya, penurunan keuntungan ini dipengaruhi oleh kenaikan harga plastik pembungkus ayam. Jika sebelumnya harga plastik berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

"Biasanya plastik sekilo 38.000, sekarang 60.000, atau 55.000 sekilo," tambahnya. 

Kondisi ini membuat para pedagang harus menyesuaikan strategi penjualan agar tetap bisa bertahan di tengah kenaikan biaya operasional.

Sulastri berharap agar harga-harga kebutuhan dapat kembali stabil. Ia juga berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menjaga kestabilan harga di pasaran, sehingga para pedagang tetap bisa memperoleh keuntungan yang layak dan masyarakat tidak terbebani dengan harga yang terlalu tinggi.(Ida/AN/Red).