GROBOG JATENG, Kota Pekalongan – Puluhan siswa MAN 1 Kota Pekalongan menanam seribu bibit mangrove di kawasan pesisir Kota Pekalongan belum lama ini. Kepala Madrasah, Mimbar, menegaskan kegiatan tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga kelestarian ekosistem pantai.
Ia menjelaskan, mangrove memiliki peran penting dalam mengurangi abrasi yang menjadi ancaman serius bagi wilayah pesisir Pekalongan. Selain itu, mangrove juga membantu memperbaiki kualitas lingkungan dengan menyerap karbon dioksida serta menghasilkan oksigen.
Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen MAN 1 Kota Pekalongan sebagai sekolah Adiwiyata, yang aktif menjalin kerja sama dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Sebagai sekolah Adiwiyata, ini menjadi bukti bahwa kami tidak bekerja sendiri, tetapi bersama masyarakat. Kolaborasi ini penting, agar upaya pelestarian lingkungan bisa berjalan lebih luas dan berkelanjutan,” tegas Mimbar. Dilansir dari website resmi jatengprov.go.id, pada Senin, (20/4/2026).
Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari program Ecotheology yang dicanangkan Kementerian Agama. Program tersebut mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
“Penanaman mangrove ini sekaligus menjadi bagian dari Latihan Dasar Kepemimpinan siswa, yang bertujuan membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan. Kami optimistis dapat berkontribusi dalam menciptakan pesisir yang lebih hijau, lestari, dan tangguh menghadapi perubahan iklim,”bebernya.
Salah satu murid sekolah tersebut, Muhammad Rasya, mengatakan, pengalaman ini memberinya pemahaman baru, tentang pentingnya menjaga lingkungan pesisir.
“Sangat senang bisa ikut langsung. Kami jadi tahu kondisi pesisir yang rentan terhadap abrasi dan rob. Dengan menanam mangrove, kami berharap pantai kita tidak terus terkikis. Semoga bibit yang ditanam hari ini, bisa tumbuh besar dan bermanfaat,” ungkapnya.
Dia berharap, aksi penanaman mangrove ini dapat menjadi langkah awal dalam upaya mitigasi bencana abrasi, sekaligus mendukung program penghijauan pesisir secara nasional.
“Mudah-mudahan, ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus dilakukan, secara berkelanjutan, dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat,” pungkasnya. (Hms/Ida).

.jpg)