Rembang Siapkan Peringatan Hari Kartini 2026 Skala Nasional, Dua Menteri Dijadwalkan Hadir


 


 

Rembang Siapkan Peringatan Hari Kartini 2026 Skala Nasional, Dua Menteri Dijadwalkan Hadir

Sabtu, 11 April 2026


GROBOG JATENG, Rembang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang tengah mematangkan persiapan peringatan Hari Kartini tahun 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini dirancang dengan skala yang lebih luas dan direncanakan bakal dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional.
Dua menteri Kabinet Merah Putih, yakni Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, dijadwalkan hadir pada puncak kegiatan.

Kepastian ini dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, baik secara luring maupun daring, di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Kamis (9/4).
Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Fahrudin, menjelaskan bahwa pelibatan kementerian ini secara otomatis meningkatkan status peringatan Hari Kartini di Rembang menjadi agenda berskala nasional.

“Persiapan Hari Kartini ini memang sudah menjadi agenda rutin tahunan. Namun kali ini skalanya lebih luas karena sudah melibatkan kementerian, sehingga menjadi agenda nasional. Kami mohon dukungan dari semua pihak agar pelaksanaannya berjalan dengan baik,” ujar Fahrudin, kepada media.

Guna memastikan teknis di lapangan berjalan mulus, Pemkab Rembang terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah pusat, terutama terkait jadwal kehadiran pejabat negara.

“Penyesuaian terus kami lakukan, termasuk menjalin komunikasi dengan kementerian mulai hari ini, bahkan bisa saja besok kami kembali berkoordinasi,” terangnya.


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo, menambahkan bahwa kehadiran para pejabat pusat ini diharapkan dapat memperkuat gaung perjuangan Kartini dari tanah Rembang ke seluruh penjuru negeri.

“Direncanakan beliau hadir pada tanggal 20 dan 21 April, bersama tamu dari berbagai daerah, termasuk perempuan kepala daerah dan istri pejabat kementerian,” jelas Prapto.

Rangkaian kegiatan sendiri sebenarnya telah dimulai sejak Februari lalu melalui tahap sosialisasi. Namun, memasuki pertengahan April, berbagai agenda menarik akan mulai digelar secara maraton.

Pada 17 April, masyarakat akan diajak mengikuti senam bersama, kerja bakti, dan pasar tani di Taman Rekreasi Pantai Kartini mulai pukul 07.30 WIB. Kemudian pada 18 April, akan digelar final lomba suara aksi dan perempuan pelopor di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati.


Puncak peringatan dijadwalkan pada 20 April yang diawali dengan inspiring talkshow menghadirkan tokoh nasional sebagai keynote speaker. Tak hanya diskusi, agenda dilanjutkan dengan aksi nyata lingkungan berupa penanaman mangrove di Desa Pasarbanggi dan ditutup dengan gala dinner.

Tepat pada Hari Kartini, 21 April, upacara peringatan akan digelar di halaman Pendopo Museum Kartini. Setelah itu, akan ada berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan, mulai dari pelatihan digital marketing bagi perempuan disabilitas, pameran UMKM, hingga pemeriksaan kesehatan.

Sebagai penutup, prosesi adat dan budaya berupa Kirab Pataka akan dilaksanakan menuju tempat peristirahatan terakhir sang pahlawan.

“Kirab pataka dilaksanakan di Pendopo Museum Kartini. Dari Pendopo Museum Kartini nanti akan diarah sampai dengan makam pahlawan nasional Kartini di Bulu. Ya. Ini penanggung jawabnya adalah Permadani. Kemudian, setelah itu nanti akan dilaksanakan ziarah,” pungkas Prapto.

Melalui kemasan yang lebih megah ini, Pemkab Rembang berharap peringatan Hari Kartini tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, tetapi menjadi pemantik nyata bagi penguatan peran perempuan dalam pembangunan di segala sektor. (GJ).