Langkah Nyata YPUMK: Hadirkan Kebahagiaan untuk Anak Yatim dari 17 Panti Asuhan


 


 

Langkah Nyata YPUMK: Hadirkan Kebahagiaan untuk Anak Yatim dari 17 Panti Asuhan

Minggu, 28 Juni 2026

GROBOG JATENG, Kudus- Suasana khidmat menyelimuti Aula Masjid Darul Ilmi Universitas Muria Kudus (UMK) pada Ahad, 28 Juni 2026. Puluhan anak dari perwakilan 17 panti asuhan di wilayah Kudus dan sekitarnya berkumpul dalam acara Santunan Anak Yatim.

Agenda rutin yang digelar Yayasan Pembina Universitas Muria Kudus (YPUMK) ini bertepatan dengan peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah, momentum yang karib dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim.

Bagi YPUMK, kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan biasa. Manajemen yayasan menempatkan agenda ini sebagai implementasi nilai keislaman dan pengejawantahan kepedulian sosial universitas. 

Selain penyerahan santunan, acara diisi dengan doa bersama demi keselamatan dan keberkahan civitas akademika, donatur, serta masyarakat luas.

Wakil Rektor II UMK, Dr. Ir. Rochmad Winarso, S.T., M.T., yang hadir mewakili Rektor UMK, menyatakan bahwa acara ini merupakan komitmen kampus dalam menanamkan empati dan nilai kemanusiaan.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus menebarkan manfaat kepada masyarakat. Semoga anak-anak yang hadir hari ini kelak menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa," tutur Rochmad Winarso.

Pandangan senada disampaikan oleh Perwakilan Pembina YPUMK, Anis Aminuddin, S.E. Menurut dia, institusi pendidikan memiliki tanggung jawab moral dan sosial yang harus berdampak langsung pada masyarakat sekitar, tidak terbatas pada pengembangan akademik semata.

"Santunan anak yatim pada 10 Muharram ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar untuk menghadirkan keberkahan bagi seluruh keluarga besar YPUMK dan Universitas Muria Kudus. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak serta memotivasi mereka untuk terus belajar, meraih cita-cita, dan menjadi generasi yang membanggakan," jelas Anis Aminuddin.

Melalui santunan ini, YPUMK berharap relasi antara perguruan tinggi, yayasan, dan warga sekitar semakin solid. Langkah sosial ini juga diklaim sejalan dengan visi besar UMK untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. (*).