GROBOG JATENG, Grobogan– suasana haru bercampur bangga menyelimuti lapangan apel Tribrata Mapolres Grobogan pada Selasa (30/6/2026).
Di bawah terik matahari yang sakral, institusi Polri memberikan penghargaan nyata bagi anggotanya yang telah berdedikasi penuh dalam menjaga keamanan wilayah.
Sebanyak 103 personel Polres Grobogan resmi menyandang pangkat baru dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat periode 1 Juli 2026.
Upacara khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto. Hadir pula Wakapolres Grobogan Kompol Muhammad Fadhlan, jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, ASN Polri, Bhayangkari, serta keluarga besar anggota yang naik pangkat.
Momentum ini menjadi catatan emas dalam perjalanan karier setiap personel yang terlibat.Kenaikan pangkat periode ini tersebar ke berbagai jenjang fungsional.
Rinciannya terdiri dari satu personel naik dari Iptu ke AKP, 30 personel dari Aipda ke Aiptu, 26 personel dari Bripka ke Aipda, 6 personel dari Brigpol ke Bripka, 22 personel dari Briptu ke Brigpol, serta 18 personel dari Bripda ke Briptu.
Setelah upacara selesai, suasana formal seketika mencair menjadi penuh kehangatan. Kapolres bersama Wakapolres, pejabat utama, dan pengurus Bhayangkari langsung menghampiri para personel untuk memberikan ucapan selamat.Puncak kebahagiaan terasa saat prosesi penyematan tanda pangkat baru dimulai.
Bagi personel yang telah berkeluarga, pasangan (istri atau suami) mendapat kehormatan untuk menyematkan pangkat tersebut. Sementara itu, personel yang belum berkeluarga didampingi oleh orang tua mereka masing-masing.
Isak tangis bahagia dan pelukan hangat dari keluarga yang selama ini menjadi sistem pendukung utama tampak menghiasi lapangan.Sebagai penutup rangkaian acara, tradisi penyiraman air bunga pun digelar.
Tradisi simbolis ini bukan sekadar prosesi biasa, melainkan lambang penyegaran semangat baru sekaligus pengingat akan besarnya tanggung jawab yang kini berada di pundak mereka.
Kapolres Grobogan menegaskan bahwa kenaikan pangkat ini adalah wujud apresiasi dari institusi atas loyalitas, disiplin, dan kinerja personel dalam melindungi serta melayani warga. Namun, ia mengingatkan agar para anggota tidak terlena.
"Kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan ataupun hadiah. Ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan meningkatkan profesionalisme, integritas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban," ujar AKBP Ike Yulianto.
Lebih lanjut, pimpinan tertinggi Polres Grobogan tersebut meminta seluruh jajarannya yang naik pangkat untuk menjadi motor penggerak dan teladan, baik di lingkungan kerja maupun di ruang publik.
Prestasi ini harus linier dengan peningkatan etos kerja. "Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, menjaga nama baik institusi, serta memperkuat semangat pengabdian. Kehormatan yang diterima hari ini harus diwujudkan melalui kinerja yang semakin baik dan bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.
AKBP Ike Yulianto juga tidak lupa memberikan penghormatan tinggi kepada para keluarga personel. Doa, kesabaran, dan pengorbanan dari rumah diakui sebagai pilar utama di balik keberhasilan tugas setiap polisi di lapangan.
Acara ini juga menjadi pemantik semangat bagi seluruh keluarga besar Polres Grobogan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Dengan pangkat dan semangat baru, Polres Grobogan berkomitmen penuh untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, modern, dan humanis demi menjaga situasi kamtibmas yang aman di Kabupaten Grobogan. (GJ/Red).

.jpg)