GROBOG JATENG, Grobogan – Sebuah rumah kosong berbahan kayu berukuran 10 x 10 meter di Dusun Kaliratan RT 03 RW 01, Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ludes dilalap si jago merah pada Senin (27/7/2026). Rumah yang sudah lama tidak berpenghuni tersebut diketahui merupakan milik seorang lansia bernama FE. Soetardianto (74).
Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp25 juta.Insiden kebakaran pertama kali disadari oleh Siti Sofiah (54).
Saat sedang duduk santai di teras rumahnya, pandangannya terganggu oleh kepulan asap tebal yang membubung dari arah belakang rumah.
Merasa curiga, ia segera memeriksa sumber asap dan mendapati api sudah membakar bagian depan rumah kosong milik korban.Dalam kondisi panik, Siti Sofiah langsung berteriak meminta tolong dan menghubungi Ketua RT serta warga sekitar.
Menggunakan peralatan seadanya, warga bergotong-royong mencoba menjinakkan kobaran api agar tidak meluas. Di saat yang sama, warga juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungjati.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Kedungjati langsung bergerak cepat menuju lokasi. Polisi bersama warga bahu-membahu memadamkan sisa api, mengamankan area sekitar, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Penanganan ini juga melibatkan Tim Inafis Polres Grobogan guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran.Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, api diduga kuat berasal dari lahan pohon jati yang berada tepat di samping rumah korban. Kondisi daun jati kering yang menumpuk membuat api cepat membesar dan merembet ke bangunan kayu tersebut hingga menghanguskannya tanpa sisa.
Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Kedungjati AKP Endro Suseno membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa anggotanya langsung turun ke lapangan begitu menerima laporan warga.
"Personel segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Bersama warga kami melakukan penanganan di lokasi, mengamankan area, serta melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran," ujar AKP Endro Suseno.
Mengingat cuaca yang rawan, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
"Kami mengajak masyarakat untuk rutin membersihkan lahan dari tumpukan daun atau ranting kering yang mudah terbakar serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya kebakaran atau kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya," pungkasnya. (AN).

.jpg)