GROBOG JATENG, Grobogan– Dua kandang ayam milik Saeroni (43) di Desa Tajemsari, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan ludes terbakar pada Sabtu (18/7/2026).
Amukan si jago merah tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.
Insiden bermula saat para pekerja sedang menata sekat kandang. Tiba-tiba, percikan api muncul dari instalasi listrik di bagian utara.
Meski pekerja sempat berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan, kobaran dengan cepat membesar lantaran material dinding terpal dan lantai kandang yang sangat mudah terbakar.
Api kemudian menjalar hingga menghanguskan seluruh bangunan, sekitar 30 ribu ekor anak ayam usia 3-5 hari, serta dua unit sepeda motor.
Petugas pemadam kebakaran dari Grobogan dan Demak, bersama kepolisian, petugas PLN, dan warga akhirnya berhasil mengendalikan situasi agar api tidak merembet ke area sekitar.
Unit Inafis Polres Grobogan dan Polsek Tegowanu juga langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
"Dari hasil pemeriksaan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada panel instalasi listrik di salah satu kandang," ujar Plt. Kapolsek Tegowanu AKP Abdul Kadir, mewakili Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama.
Petugas kini telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Atas kejadian ini, pihak kepolisian meminta pelaku usaha dan warga untuk lebih waspada.
"Kami mengimbau masyarakat agar secara berkala melakukan pemeriksaan instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menggunakan banyak peralatan elektronik maupun memiliki bahan yang mudah terbakar. Langkah seperti ini dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran," pungkasnya. (AN).

.jpg)