Tingkatkan Layanan dan Serapan APBN, KPPN Purwodadi Gelar FKP 2026


 


 

Tingkatkan Layanan dan Serapan APBN, KPPN Purwodadi Gelar FKP 2026

Kamis, 30 Juli 2026

GROBOG JATENG, Grobogan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Purwodadi memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 di Aula KPPN Purwodadi, Kamis (30/7/2026). Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur satuan kerja (satker), akademisi, media massa, hingga tokoh masyarakat. 

Forum ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi dan partisipasi publik dalam menggali masukan, saran, serta evaluasi kritis. Langkah ini dilakukan guna meninjau ulang dan menyempurnakan standar pelayanan di lingkungan KPPN Purwodadi agar semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat dan para pengguna layanan.

Kepala KPPN Purwodadi, Puji Supriyanti, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin selama ini. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dalam mengelola anggaran negara. "Melalui FKP ini, kami ingin menggali masukan untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Bersama-sama kita kawal APBN agar terealisasi tepat sasaran dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, KPPN Purwodadi turut memaparkan kinerja realisasi belanja APBN wilayah kerja Kabupaten Grobogan dan Blora hingga 30 Juni 2026. Realisasi belanja tercatat mencapai Rp2,24 triliun (Rp2.246,77 miliar) atau setara 52,2 persen dari total pagu sebesar Rp4,30 triliun (Rp4.307,73 miliar).

Capaian tersebut ditopang oleh dua komponen utama, yakni belanja Satuan Kerja Kementerian/Lembaga (K/L) dan Transfer Ke Daerah (TKD). Belanja Satker K/L berhasil terealisasi sebesar Rp484,26 miliar atau 43,2 persen dari pagu, tumbuh positif 17,5 persen secara tahunan (year-on-year). Sementara itu, alokasi TKD telah terserap sebesar Rp1.762,51 miliar atau 55,3 persen dari pagu, meski terkontraksi 18,5 persen (yoy).
Meski persentase total belanja tergolong baik, KPPN Purwodadi mencatat realisasi belanja barang dan belanja modal pada satuan kerja Kementerian Lembaga masih di bawah target triwulan II. Oleh karena itu, Kepala KPPN Purwodadi Puji Supriyanti mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kerja sama agar penyerapan anggaran dapat terakselerasi dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. (Ida/AN/Red).