Ditinggal Nonton Lomba HUT RI, Dua Rumah di Monggot Grobogan Hangus Terbakar


 


 

Ditinggal Nonton Lomba HUT RI, Dua Rumah di Monggot Grobogan Hangus Terbakar

Minggu, 23 Agustus 2026

GROBOG JATENG, Grobogan Suasana meriah perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah berubah menjadi kepanikan. Dua rumah warga ludes terbakar saat ditinggal pemiliknya menonton perlombaan di lapangan dusun pada Minggu (23/8/2026).

Rumah yang hangus terbakar tersebut masing-masing adalah milik Saimun (71) dan Didit Supoyo (61). Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 10.45 WIB.

Saat kejadian, kedua pemilik rumah sedang berada di lapangan dusun yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah mereka untuk menyaksikan perlombaan Agustusan. Kegembiraan warga seketika buyar saat kepulan asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dari arah rumah Saimun.

Melihat hal itu, korban bersama sejumlah warga langsung berlari mendatangi lokasi. Namun, api sudah membesar dan mulai merambat ke rumah Didit yang berada persis di sebelahnya.

Warga sekitar sempat bergotong-royong menjinakkan api dengan peralatan seadanya. Tak lama berselang, petugas Damkar Kabupaten Grobogan bersama personel Polsek Geyer tiba di lokasi untuk memadamkan kobaran api hingga berhasil dikendalikan.

Konstruksi kedua rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat amukan si jago merah dengan sangat cepat melahap bangunan dan dinding rumah.

Kapolsek Geyer AKP Daryanto mengatakan, penanganan awal dilakukan dengan mengutamakan pemadaman serta mencegah api agar tak menyebar ke bangunan lain di sekitar lokasi.

“Anggota bersama petugas pemadam kebakaran langsung melakukan penanganan di lokasi. Setelah api berhasil dipadamkan, kami melakukan pendataan terhadap kondisi bangunan, korban, saksi serta barang-barang yang terdampak,” ujar AKP Daryanto.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil yang dialami kedua korban diperkirakan mencapai Rp130 juta.Rumah Saimun mengalami kerugian sementara sekitar Rp80 juta. 

Selain bangunan yang hangus, surat-surat berharga, perabotan rumah tangga, serta satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2015 ikut menjadi arang.

Sementara itu, kerugian pada rumah Didit Supoyo ditaksir mencapai Rp50 juta, di mana sejumlah surat berharga dan perabotan rumah tangganya juga ikut terdampak.

Pihak kepolisian yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menduga kuat api berasal dari dalam kamar salah satu rumah korban.

“Dugaan sementara, api berasal dari obat nyamuk bakar yang kemudian membakar tumpukan pakaian di dalam kamar rumah Saimun,” jelas Kapolsek Geyer.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk lebih waspada dan teliti sebelum bepergian ke luar rumah.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika meninggalkan rumah, terutama terhadap sumber api seperti obat nyamuk bakar, kompor maupun peralatan listrik yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran. Pastikan tidak ada sumber api yang masih menyala saat keluar meninggalkan rumah," pungkasnya. (AN).