Kwarcab Grobogan Siap Sambut Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026, Siapkan Aksi Bakti Sosial


 


 

Kwarcab Grobogan Siap Sambut Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026, Siapkan Aksi Bakti Sosial

Minggu, 30 Agustus 2026

GROBOG JATENG, Grobogan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan menyatakan kesiapannya untuk menyambut dan menyemarakkan gelaran Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah tahun 2026. Ajang tradisi kepramukaan ini rencananya berlangsung pada 1–2 September 2026 dengan menempuh rute sepanjang 63 kilometer melintasi tujuh kecamatan di Kabupaten Grobogan.

Perjalanan panjang ini akan dimulai dari titik timbang terima di Desa Singget. Pasukan pembawa tunas kelapa dijadwalkan melintasi Kecamatan Gabus, Kradenan, Pulokulon, Purwodadi, Penawangan, Karangrayung, hingga berakhir di SMP Negeri 1 Godong. Di titik akhir tersebut, pataka tunas kelapa akan diserahterimakan kepada jajaran Kwarcab Demak.

Sepanjang rute, antusiasme tinggi akan ditunjukkan melalui penyambutan khusus dan pagar betis yang dilakukan oleh para anggota pramuka bersama warga lokal. Momentum ini dinilai sangat strategis untuk menegaskan kembali peran dan esensi kepramukaan di tengah kehidupan sosial.

Wakil Ketua Bidang Humas dan Informatika Kwarcab Grobogan, Lusia Indah Arthani, menyampaikan bahwa kedatangan rombongan ETK menjadi momentum strategis untuk menegaskan peran kepramukaan di tengah kehidupan sosial.

"Estafet Tunas Kelapa di Grobogan bertujuan untuk semakin memasyarakatkan Gerakan Pramuka. Kami ingin Pramuka tidak hanya dikenal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas," ujar Lusia.

Bukti dari komitmen tersebut diwujudkan melalui fokus aksi sosial yang nyata. Kwarcab Grobogan telah menyiapkan 31 kegiatan bakti masyarakat yang didominasi oleh penyaluran air bersih (dropping air).

Sebagai bentuk bakti nyata, aksi sosial ini bahkan telah digerakkan secara bertahap sejak 25 Agustus 2026. Pengiriman air bersih tersebut diprioritaskan untuk membantu warga di wilayah Grobogan bagian timur, khususnya Kecamatan Gabus dan Kradenan, yang saat ini tengah menghadapi musim kekeringan. 

Melalui rangkaian kegiatan ini, ETK 2026 di Grobogan tidak hanya menjadi sebuah tradisi, tetapi juga menjadi simbol kepedulian Pramuka terhadap masyarakat. (*).