Ditinggal Yasinan, Rumah Warga Harjowinangun Nyaris Ludes Terbakar! Respon Cepat Polsek Godong Jadi Penyelamat


 


 

Ditinggal Yasinan, Rumah Warga Harjowinangun Nyaris Ludes Terbakar! Respon Cepat Polsek Godong Jadi Penyelamat

Kamis, 17 September 2026

GROBOG JATENG, Grobogan Sebuah insiden kebakaran melanda bagian dapur rumah milik Sodik (62), seorang warga di Dusun Bulu, Desa Harjowinangun, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Rabu (16/9/2026) malam. 

Berkat kesiapsiagaan dari personel Polsek Godong Polres Grobogan dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), kobaran api berhasil dipadamkan dengan cepat sebelum merembet ke bangunan lain.

Peristiwa ini pertama kali disadari oleh warga sekitar yang melihat adanya percikan api di bagian atap belakang rumah korban. Saat musibah itu terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang menghadiri kegiatan yasinan.

Melihat kobaran api yang mulai menjalar dan membakar kerangka atap yang terbuat dari bambu, warga sekitar langsung bergerak cepat meminta bantuan dan segera menghubungi pihak Polsek Godong serta petugas pemadam kebakaran.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Godong bersama tim Damkar langsung meluncur ke lokasi kejadian. Kerja keras petugas gabungan dan warga membuahkan hasil. Api berhasil dikendalikan sekitar 15 menit kemudian, sehingga kerusakan tidak meluas ke bagian utama rumah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Namun, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian atap dan dapur, dengan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Kapolsek Godong AKP Muh Suharto menegaskan bahwa respon cepat dari petugas Damkar, kepolisian, dan kepedulian masyarakat sekitar menjadi faktor kunci sehingga api bisa segera dijinakkan.

"Dari hasil pemeriksaan, kebakaran tersebut diduga terjadi akibat korsleting listrik," kata Kapolsek Godong.

Menyikapi peristiwa ini, AKP Muh. Suharto juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa memeriksa kabel serta sambungan listrik di rumah secara berkala, terutama pada bagian instalasi yang sudah rusak atau dinilai tidak layak digunakan.

“Kami mengajak masyarakat tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik dan segera melakukan perbaikan apabila ditemukan kerusakan. Kewaspadaan sejak dini dapat membantu mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya. (*).