GROBOG JATENG, Grobogan– Nasib nahas menimpa S (56), seorang pria asal Desa Sarimulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak. Ia mendadak meninggal dunia saat tengah menjalankan tugasnya menarik angsuran Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Desa Kunjeng, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (5/9/2026).
Peristiwa pilu ini bermula ketika korban mendatangi kediaman Asmonah (56), seorang warga Desa Kunjeng. Kedatangan S bertujuan untuk melakukan aktivitas rutinnya, yakni menagih sekaligus menerima pembayaran angsuran simpan pinjam dari Asmonah.Namun, di tengah proses transaksi tersebut, kondisi kesehatan S mendadak menurun.
Korban sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang terasa kurang enak kepada pemilik rumah. Tak lama berselang, tubuh S mulai mengalami gemetar hebat hingga ia akhirnya memutuskan untuk beristirahat dengan posisi tiduran di area sekitar rumah Asmonah.
Melihat kondisi korban yang mengkhawatirkan, Asmonah langsung bergerak cepat memberitahukan hal tersebut kepada Matnori (50), yang merupakan perangkat Desa Kunjeng.
Keduanya kemudian bergegas menghampiri korban untuk memastikan keadaannya.Nahas, saat diperiksa kembali, korban rupanya sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Menyadari situasi darurat tersebut, warga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Gubug dan Puskesmas Gubug I untuk meminta penanganan medis lebih lanjut.
Petugas Polsek Gubug bersama tim tenaga medis yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis, S dinyatakan telah mengembuskan napas terakhirnya. Petugas juga memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
"Korban diduga meninggal dunia secara tiba-tiba akibat serangan jantung," ujar Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto.
Pihak keluarga korban yang mendapatkan kabar duka tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian. Setelah menerima penjelasan dari petugas, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak untuk dilakukan tindakan otopsi terhadap jenazah.
"Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman," tandasnya. (AN).

.jpg)