Tekan Angka Kemiskinan, PJ Bupati Pati Serahkan Bantuan Usaha


 


 

Tekan Angka Kemiskinan, PJ Bupati Pati Serahkan Bantuan Usaha

Selasa, 03 Desember 2024

GROBOG JATENG, Pati - Penjabat (Pj) Bupati Pati, Sujarwanto Dwiatmoko, menyerahkan bantuan peralatan usaha dan ternak kepada warga miskin Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (2/12/2024). Penyerahan Bantuan ini merupakan bagian dari upaya untuk  mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim di wilayah kabupaten Pati.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Pati menegaskan bahwa pemberian bantuan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya mereka yang masih berada di bawah garis kemiskinan. “Penyerahan bantuan peralatan usaha dan ternak ini dimaksudkan untuk mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim yang ditargetkan mendekati 0% pada akhir tahun 2024 ini,” tegas Sujarwanto. Dilansir dari website pati.kab.go.id.
 
Sujarwanto juga menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan Kabupaten Pati dalam menekan angka kemiskinan ekstrim. “Alhamdulillah pada Tahun 2024 ini angka kemiskinan ekstrim di Kabupaten Pati berhasil turun dari 0,86 persen menjadi 0,61 persen. Angka ini berada di bawah kemiskinan ekstrim Provinsi Jawa Tengah (0,89 persen) dan kemiskinan ekstrim nasional (0,83 persen),” ujarnya
 
Namun, Sujarwanto mengingatkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak boleh lengah. “Kita menyadari bersama bahwa penanganan kemiskinan ekstrem memerlukan pendekatan yang terintegrasi, sinergis, dan berkelanjutan. Karena itu program ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan peralatan usaha, tetapi akan dilaksanakan pelatihan dan pendampingan bagi para penerima bantuan dalam rangka penguatan kelembagaan usaha mikro,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi UMKM, Wahyu Setyawati mengungkapkan jumlah total penerima bantuan yaitu sebanyak 300 orang. “Jumlah penerima paket peralatan sebanyak 300 orang, terdiri dari paket usaha makanan ringan, minuman, dan peternakan ayam,” ungkapnya.  
 
Adapun jenis  bantuan yang diberikan yaitu untuk usaha makanan ringan sebanyak  92 orang, paket usaha peternakan ayam untuk 169 orang, kemudian ayam buras masing-masing 18 ekor dan konsentrat unggas masing-masing 50 kilo. Masing masing paket disesuaikan dengan jenis usaha yang akan dikembangkan oleh penerima bantuan. (Hms/Ida).