Pemprov dan Baznas Jateng Perkuat Sinergi Percepat Pengentasan Kemiskinan


 


 

Pemprov dan Baznas Jateng Perkuat Sinergi Percepat Pengentasan Kemiskinan

Jumat, 10 April 2026

GROBOG JATENG, Semarang Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus memperkuat kolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan, sebagaimana disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam Halaqah Ulama, Halalbihalal, dan Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) MUI dan Baznas se-Jawa Tengah di Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (9/4/2026).

Luthfi menyatakan capaian penurunan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah tidak lepas dari peran Baznas Jateng melalui berbagai program pengentasan kemiskinan, seperti bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), modal usaha, beasiswa bagi anak dari keluarga miskin, pelatihan kerja, serta bantuan bagi korban bencana alam.

Menurut Luthfi, pembangunan di Jawa Tengah sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, termasuk dengan Baznas dan MUI Jateng. MUI yang di dalamnya terdapat pada ulama, serta Baznas yang menghimpun zakat, infak, dan sodaqoh, harus dapat berkolaborasi dalam pembangunan daerah melalui perannya masing-masing.

Ketua MUI Jateng sekaligus Ketua Baznas Jateng, Ahmad Daroji mengatakan, dalam Rakorpim tersebut juga akan dilangsungkan diskusi tentang sejauh mana manfaat zakat dalam kehidupan masyarakat.

“Zakat, infak dan sodaqoh (ZIS) yang dikelola secara baik, terbukti telah mengangkat posisi sosial ekonomi masyarakat, bahkan berkontribusi nyata dalam program pemerintah untuk pengentasan kemiskinan,” katanya. Dilansir dari website resmi jatengprov.go.id. 

Darodji membeberkan, MUI juga berperan terkait fatwa dalam pengelolaan dan implementasi zakat. Seperti zakat profesi, perluasan makna sabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah), mengawetkan daging kurban dalam kaleng untuk menanggulangi kekurangan gizi dan stunting, serta fatwa tentang nishab (batas minimal) zakat, khususnya saat harga emas sangat fluktuatif.

“Baznas dan MUI akan selalu bersinergi dan menjalin hubungan yang harmonis, demi kesejahteraan umat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Daroji memaparkan capaian dan penghargaan Baznas Jateng sepanjang 2025 di bawah bimbingan Gubernur Ahmad Luthfi, di antaranya penghargaan bagi Gubernur sebagai Pendukung Gerakan Zakat Indonesia serta lima penghargaan dari Baznas RI kepada Baznas Jateng, meliputi Pengumpulan ZIS Terbaik, Inovasi Pendayagunaan Terbaik, Koordinasi Kelembagaan Terbaik, Kelembagaan Klaster 5 Terbaik, dan Tindak Lanjut Implementasi SOP Terbaik. (Hms/Ida).