GROBOG JATENG, Grobogan - Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Toroh menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 secara serentak di 16 desa se-Kecamatan Toroh, Jum’at, (14/8/2026). Kegiatan yang melibatkan sekitar 2.000 anggota Pramuka ini digelar untuk menghidupkan kembali semangat kepramukaan hingga tingkat tapak.
Keunikan terlihat di setiap lokasi, di mana para Kepala Desa bertindak langsung sebagai pembina upacara. Adapun peserta upacara terdiri dari anggota Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, hingga para pembina dan pelatih.
Ketua Kwarran Toroh, Wahyu Kusumaningtyas, menegaskan bahwa pelaksanaan upacara terdesentralisasi di 16 desa tersebut bertujuan memperkuat fondasi organisasi hingga tingkat paling dasar, sekaligus mendekatkan Pramuka dengan masyarakat.
"Tujuan utama digelar secara serentak di 16 desa ini adalah untuk membakar kembali semangat Gerakan Pramuka tepat di akar rumput. Pramuka tidak boleh hanya bergema di pusat kota atau tingkat kecamatan saja, tetapi harus hidup, dirasakan, dan memberi dampak langsung di tengah masyarakat desa," tegas Wahyu Kusumaningtyas.
Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa kebijakan menggelar upacara di tiap desa ini berpedoman langsung pada tema besar Peringatan Hari Pramuka ke-65, yakni "Memantapkan Semangat Organisasi untuk Menuju Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045".
Melalui tema tersebut, Gerakan Pramuka Kwarran Toroh berkomitmen memosisikan Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler. Pramuka ditempatkan sebagai wadah utama pembentukan karakter kader pembangunan bangsa.
Dengan keterlibatan aktif di tingkat desa, anggota Pramuka diharapkan dapat menjadi pelopor ketahanan pangan lokal, kedisiplinan, serta kepedulian sosial di lingkungannya masing-masing.
Sementara itu, keterlibatan para Kepala Desa sebagai pembina upacara menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah desa dan Gerakan Pramuka. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut dalam berbagai program pengabdian masyarakat serta pembinaan generasi muda ke depan.
Secara keseluruhan, upacara serentak di 16 desa se-Kecamatan Toroh ini berjalan lancar dan tertib. Langkah ini menandai komitmen Kwarran Toroh untuk terus memperkuat peran Pramuka dari tingkat tapak demi menyongsong Indonesia Emas 2045. (Ida/AN/Red).

.jpg)