GROBOG JATENG, Grobogan– Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya dalam mempercepat dan mengoptimalkan layanan pertanahan. Langkah ini dibuktikan dengan partisipasi aktif dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Seksi Survei dan Pemetaan yang digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Rabu, 2 September 2026.
Rapat penting tersebut diikuti langsung oleh Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Kantah Kabupaten Grobogan, Marsudi, dengan didampingi oleh seluruh jajaran personil di seksinya. Kegiatan berkala ini dilaksanakan sebagai bagian dari strategi strategis untuk memastikan seluruh pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang survei dan pemetaan berjalan optimal, memenuhi target yang ditentukan, serta mendukung penuh percepatan penyelesaian layanan pertanahan di wilayah Jawa Tengah.Dalam forum virtual tersebut, agenda utama difokuskan pada evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja Seksi Survei dan Pemetaan.
Evaluasi mencakup analisis mendalam mengenai progres pelaksanaan kegiatan, capaian penyelesaian target pekerjaan, hingga manajemen tata kelola data dan dokumen pertanahan. Tidak hanya memaparkan keberhasilan, jajaran Seksi Survei dan Pemetaan juga membedah berbagai kendala teknis maupun non-teknis yang kerap dihadapi oleh petugas saat berada di lapangan.Melalui monev ini, ruang diskusi dibuka lebar sebagai sarana krusial untuk mengidentifikasi akar permasalahan sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut yang taktis.
Sinergi dan koordinasi intensif yang terjalin antara Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah dan Kantor Pertanahan Kabupaten Grobogan diharapkan mampu memotong jalur birokrasi penanganan masalah.
Dengan demikian, setiap hambatan di lapangan dapat segera diatasi agar pelaksanaan kegiatan ke depan berjalan lebih efektif, efisien, dan terukur.
"Pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Grobogan menyatakan kesiapannya untuk terus memacu kualitas kinerja di sektor survei dan pemetaan," ujarnya.
Upaya ini akan diwujudkan melalui penguatan jalur koordinasi internal maupun eksternal, peningkatan ketepatan akurasi data, serta akselerasi penyelesaian sisa pekerjaan dengan tetap berpegang teguh pada regulasi dan ketentuan yang berlaku.
Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang konsisten dan berkala ini, kinerja Seksi Survei dan Pemetaan diharapkan semakin prima. Output utama yang dibidik adalah terwujudnya integrasi data pertanahan yang lengkap, akurat, dan terpercaya, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan signifikan kualitas pelayanan publik bagi seluruh lapisan masyarakat. (*).

.jpg)