GROBOG JATENG, Grobogan– Suasana haru dan lega menyelimuti Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Rabu (9/9/2026).
Setelah berbulan-bulan didera krisis air bersih akibat kekeringan parah, warga akhirnya bisa tersenyum kembali berkat aksi sosial yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Grobogan bersama sejumlah mitra strategis.
Kekurangan air bersih ini sangat berdampak, bahkan warga terpaksa bertahan hidup dengan mengandalkan air bersih hasil patungan mandiri. Upaya tersebut memperberat beban ekonomi sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, PWI Grobogan bergerak cepat menggandeng Bank BKK Purwodadi, TIS Energy, dan Polsek Gubug untuk mendistribusikan bantuan. Dalam aksi tanggap darurat ini, sebanyak empat tangki air bersih dikerahkan secara gotong royong, dengan rincian dua tangki dari Bank BKK Purwodadi, satu tangki dari TIS Energy, dan satu tangki dari Polsek Gubug. Kedatangan armada air ini menjadi angin segar yang sangat dinantikan oleh warga.
Kepala Desa Penadaran, Sholehaturidlo, menyatakan bahwa bantuan droping air bersih ini sangat membantu warganya yang tersebar di enam dusun terdampak. Ia menjelaskan bahwa PWI bersama BKK memberikan bantuan air bersih untuk membantu kekeringan yang berada di Penadaran karena pada musim kemarau wilayah tersebut sudah langganan mengalami kekeringan.
"Untuk dampak kekeringan ini warga sudah terdampak selama tiga bulan bagi warga yang kekurangan air sementara numpang di sumur warga tetangganya atau mengambil dari sungai tapi kalau ada relawan atau lembaga yang memberikan air bersih kami sangat berterimakasih," ujarnya.
Menurutnya dalam kondisi kekeringan ini beberapa warga ada yang membeli air. Cuma, tidak semua warga tercukupi kebutuhan ekonominya. Pasokan air ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih warga selama beberapa waktu ke depan.
"Beberapa ada yang beli cumakan tidak semua warga tercukupi kebutuhan ekonomi nya maka ini sangat membantu bagi warga yang khususnya kurang mampu yang terdampak enam dusun," tambahnya.
Dimas, selaku Kepala BPR BKK Purwodadi Cabang Gubug, menambahkan bahwa pihaknya selalu siap hadir memberikan kontribusi nyata melalui pos bantuan sosial.
"Kami dari perbankan yang memiliki CSR atau pos bantuan sosial kepada warga akhirnya kita alokasikan ke desa Panadaran bekerjasama dengan PWI juga. Hari ini kita menyalurkan dua tangki dengan kapasitas pertangki 8700 kita kalikan dua," katanya.
Di sisi lain, Kapolsek Gubug, AKP Anang Hariyanto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergitas yang solid antarinstansi dan lembaga ini. Menurutnya, kolaborasi kemanusiaan seperti ini sangat krusial di saat masyarakat sedang terhimpit bencana musiman. "Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Desa Penadaran," ujar AKP Anang Hariyanto.
PWI Grobogan melalui Hana Ratri dari Seksi Kesra menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh mitra yang telah merespons panggilan kemanusiaan ini dengan cepat. Aksi sosial kolaboratif ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa depan.
"Kami berharap sinergitas ini dapat terus terjalin dan membantu masyarakat yang membutuhkan," ucap Hana Ratri. (*).

.jpg)