Rumah Hangus dan Sapi Kesayangan Luka Bakar Serius, Musibah Memilukan Menimpa Warga Ngaringan


 


 

Rumah Hangus dan Sapi Kesayangan Luka Bakar Serius, Musibah Memilukan Menimpa Warga Ngaringan

Senin, 14 September 2026

GROBOG JATENG, Grobogan- Kebakaran hebat melanda sebuah rumah kayu milik Dami (51), warga Dusun Ngerenjah, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Minggu (13/9/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan sebagian besar bangunan beserta perabotan di dalamnya ludes dilalap si jago merah.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga sekitar yang mendengar suara benda terbakar yang mencurigakan dari arah kediaman korban. 

Menyadari adanya bahaya, ia langsung berteriak histeris meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan itu pun spontan berlarian menuju lokasi dan bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya hingga situasi mulai dapat dikendalikan.

Tak berselang lama setelah menerima laporan, personel Polsek Ngaringan bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Wirosari langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas Damkar segera melakukan penyemprotan dan pendinginan menyeluruh guna memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Rumah yang menjadi korban amukan api tersebut diketahui berbentuk limasan berukuran 6x11 meter, dengan struktur utama berbahan kayu jati, dinding triplek, dan atap genteng. Akibat kejadian ini, hampir seluruh perabotan rumah tangga ditemukan dalam kondisi hangus. Di lokasi, petugas juga menemukan sisa kasur yang terbakar yang diduga kuat menjadi titik awal penyebaran api ke area rumah lainnya.

Selain meluluhlantakkan bangunan, nasib malang juga menimpa seekor sapi betina milik korban. Hewan ternak tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup, namun harus mengalami luka bakar yang cukup serius.

Kapolsek Ngaringan, AKP Andry Fajar Irianto, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di TKP, api diduga bermula dari puntung rokok yang mengenai kasur hingga kemudian menjalar dengan cepat ke bagian bangunan rumah yang mudah terbakar. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Untuk kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 50juta,” ujar Kapolsek Ngaringan.

Pasca-kejadian ini, pihak Polsek Ngaringan mengimbau keras kepada seluruh masyarakat untuk selalu memastikan setiap sumber api benar-benar telah padam sebelum meninggalkan rumah. Kewaspadaan terhadap benda-benda yang mudah terbakar juga harus ditingkatkan agar musibah serupa tidak terulang kembali.

“Kami mengajak warga untuk segera melapor apabila mengetahui adanya kejadian kebakaran maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Penanganan sejak awal sangat penting agar api tidak cepat meluas dan kerugian dapat ditekan,” pungkas AKP Andry. (AN).