GROBOG JATENG, Grobogan - Kebakaran hebat melanda tiga rumah warga di Dusun Krangkong, Desa Jumo, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, pada Selasa, 13 Oktober 2026. Insiden yang menghanguskan bangunan ini diduga dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Peristiwa bermula saat salah satu warga, Siti Rochmah, 64 tahun, sedang memasak nasi menggunakan rice cooker di dapurnya. Di tengah proses memasak, aliran listrik di rumahnya mendadak padam.
Istri dari Abdul Basit, 68 tahun, ini kemudian berjalan ke arah meteran untuk mengaktifkan kembali sakelar MCB. Namun, sesaat setelah listrik kembali menyala, Siti justru mendapati kobaran api sudah muncul dan membesar di bagian dapur.
Melihat api yang cepat menjalar, Siti segera berlari keluar rumah dan berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan. Mereka bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menghubungi Polsek Kedungjati dan petugas pemadam kebakaran.
Akibat kejadian ini, rumah milik Abdul Basit yang berbahan kayu berbentuk limasan berukuran 7,5 x 12 meter hangus terbakar. Bangunan tersebut menjadi salah satu rumah yang mengalami kerusakan paling parah.
Amukan si jago merah juga menghanguskan rumah semi permanen milik Muhammad Angki Nurrohman, 33 tahun, yang berukuran 6 x 10 meter. Rumah beserta seluruh isinya rusak berat, dan hanya menyisakan dinding di sisi kanan serta kiri.
Sementara itu, rumah kayu milik Darto, 58 tahun, berhasil diselamatkan dari kobaran api. Warga sengaja merusak sejumlah genting pada bagian atap rumah Darto untuk menyekat jalur dan mencegah api merambat ke bangunan tersebut.
Kapolsek Kedungjati AKP Endro Suseno mengatakan, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
"Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp300 juta," ujar AKP Endro Suseno dalam keterangannya.
Atas kejadian ini, AKP Endro Suseno mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik di rumah, terutama elektronik yang menyala dalam waktu lama. Warga juga diminta rutin memastikan instalasi listrik mereka dalam kondisi baik.
“Lakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala untuk mencegah terjadinya kebakaran. Pastikan peralatan listrik digunakan sesuai petunjuk, hindari sambungan listrik yang bertumpuk, dan jangan meninggalkan peralatan memasak dalam kondisi menyala tanpa pengawasan,” pungkasnya. (Red).

.jpg)