GROBOG JATENG, Banjarnegara– Persaingan sengit mewarnai Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Jawa Tengah XVIII Tahun 2026. Kontingen gabungan atlet Kota Semarang dan SMP Negeri 2 Punggelan menjadi sorotan setelah terlibat persaingan ketat dalam perebutan gelar juara umum kategori SMP.
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti 507 atlet dari 56 sekolah. Pertandingan berlangsung meriah dan kompetitif, sekaligus menjadi ajang untuk mengukur hasil pembinaan serta perkembangan kemampuan atlet PSHT di Jawa Tengah.
Dalam persaingan kategori SMP, kontingen gabungan Kota Semarang yang diwakili KTSC Kota Semarang berhasil meraih juara umum pertama dengan perolehan tujuh medali emas. Sementara itu, SMP Negeri 2 Punggelan menempati posisi kedua dengan raihan enam medali emas dan enam medali perak.
Selisih satu medali emas tersebut menunjukkan ketatnya persaingan kedua kontingen dalam memperebutkan posisi tertinggi. Hasil ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan atlet di tingkat sekolah mampu melahirkan pesilat-pesilat dengan kemampuan yang kompetitif.
SMP Negeri 2 Punggelan Loloskan 12 Atlet ke Final
Kategori SMP menjadi salah satu kategori dengan jumlah peserta terbanyak, yakni sekitar 160 atlet. Di tengah persaingan tersebut, SMP Negeri 2 Punggelan tampil menonjol dengan berhasil meloloskan 12 atlet hingga babak final.
Dari penampilan para atletnya, SMP Negeri 2 Punggelan berhasil mengumpulkan enam medali emas dan enam medali perak. Capaian tersebut menjadi bukti positif dari proses latihan dan pembinaan yang dijalankan selama ini.
Meski berhasil menunjukkan performa yang mengesankan, SMP Negeri 2 Punggelan harus mengakui keunggulan tipis KTSC Kota Semarang yang mengoleksi tujuh medali emas. Dengan demikian, KTSC Kota Semarang keluar sebagai juara umum pertama kategori SMP, disusul SMP Negeri 2 Punggelan di posisi kedua dan SMP Negeri 4 Banjarnegara di posisi ketiga.
Persaingan ini menjadi salah satu gambaran menarik dalam Kejurprov PSHT Jawa Tengah XVIII Tahun 2026, ketika setiap medali memiliki arti penting dalam menentukan posisi akhir masing-masing kontingen.
Ajang Evaluasi Pembinaan Atlet PSHT Jawa Tengah
Ketua PSHT Jawa Tengah, dr. Kun Sri Wibowo, dalam keterangannya melalui sambungan telepon menyampaikan bahwa Kejurprov merupakan bagian penting dari upaya pembinaan prestasi atlet PSHT di Jawa Tengah.
Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi kesempatan bagi para pelatih untuk mengevaluasi perkembangan atlet setelah menjalani latihan selama satu tahun terakhir.
Melalui pertandingan yang kompetitif, pelatih dapat mengukur kemampuan teknik, kesiapan bertanding, serta hasil latihan yang telah diberikan kepada para atlet.
Kejurprov juga diharapkan menjadi sarana untuk mengidentifikasi potensi atlet yang dapat dikembangkan lebih lanjut guna menghadapi kejuaraan pada tingkat yang lebih tinggi.
Panitia Apresiasi Kesuksesan Penyelenggaraan
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) sekaligus Ketua PSHT Banjarnegara, Bayu Mahendro, menyampaikan kegembiraannya atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan tersebut.
Ia menilai, selain berlangsung meriah, Kejurprov tahun ini juga memperlihatkan perkembangan kemampuan atlet yang menggembirakan, baik dari sisi teknik maupun kualitas pertandingan.
Bayu berharap, penyelenggaraan Kejurprov PSHT pada masa mendatang dapat berlangsung semakin baik dengan tingkat persaingan yang lebih kompetitif. Dengan demikian, kejuaraan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas atlet secara berkelanjutan.
Berikut Daftar Juara Umum Kejurprov PSHT Jawa Tengah XVIII Tahun 2026
Kategori SMA
1. SMKN 2 Bawang
2. Beluk Terate Club
3. SMAN 1 Bawang
Kategori SMP
1. KTSC Kota Semarang
2. SMP Negeri 2 Punggelan
3. SMP Negeri 4 Banjarnegara
Kategori SD/MI
1. MIN 1 Banjarnegara
2. MI Cokroaminoto 1 Petuguran
3. Ranting Mandiraja
Keberhasilan penyelenggaraan Kejurprov PSHT Jawa Tengah XVIII Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas latihan, serta menumbuhkan semangat sportivitas dan persaudaraan.
Persaingan ketat antara KTSC Kota Semarang dan SMP Negeri 2 Punggelan menjadi bukti bahwa kompetisi yang sehat dapat mendorong setiap kontingen untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi.
Ke depan, Kejurprov PSHT Jawa Tengah diharapkan semakin kompetitif dan mampu melahirkan pesilat-pesilat berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. (Dim).

.jpg)