GROBOG JATENG, Semarang — Dengan kesiapan mencapai 99 persen, Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 siap digelar 15 November mendatang dengan 12.500 peserta. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan dukungan penuh, namun meminta panitia memperketat mitigasi cuaca ekstrem.
“Kegiatan ini kesiapannya hampir 99 persen. Borobudur Marathon memang menjadi ikon kita, salah satu yang terbaik. Terima kasih untuk panitia, kami akan support penuh,” kata Luthfi, saat menerima audiensi dari pimpinan Kompas dan event management Borobudur Marathon, di kantornya, Selasa (20/10/2026). Dilansir dari website resmi jatengprov.go.id.
Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, menyebut Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 sebagai penutup rangkaian ajang lari jarak jauh nasional tahun ini. Ia menekankan agar panitia memprioritaskan keselamatan peserta dengan memperketat mitigasi risko, termasuk memantau cuaca dan kualitas udara secara berkala.
“Kecukupan tenaga medis juga harus disiapkan dengan baik, itu bisa dihitung dan nanti kalau perlu tempat-tempat rujukan juga tolong disiapkan,” jelasnya.
Sumarno juga mendorong panitia memperbanyak tim cheering di Tanjakan Cinta—salah satu titik favorit peserta. Dari sisi rute, ia mengusulkan jalur yang melintasi area Masjid Agung Jawa Tengah di Magelang sebagai ajang promosi destinasi anyar daerah.
“Kalau bisa lewat halaman parkir akan banyak yang tahu di situ ada Masjid Agung Jawa Tengah, dan lebih dikenal masyarakat banyak,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Bisnis Kompas mewakili panitia acara, Lukminto Wibowo mengatakan, persiapan Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 saat ini sudah 99 persen. “Semua sudah siap, tinggal kita jalan. Masalah cuaca ini memang jadi perhatian. Mudah-mudahan semua nanti berjalan lancar,” ujarnya.
Merayakan edisi ke-10, panitia memberikan dedicated medal bagi peserta yang telah mengikuti Borobudur Marathon sebanyak lima kali. Menurut Lukminto, kelayakan penerima medali khusus di garis finish ini ditentukan melalui verifikasi data digital keikutsertaan peserta di semua kategori perlombaan. (Hms/Ida).

.jpg)